Kompas.com - 20/03/2013, 11:26 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Nutrisi yang diasup oleh wanita saat hamil umumnya mempengaruhi kesehatan anak yang dikandungnya baik saat masih di dalam kandungan, hingga kelak. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan kesehatan tulang anak tidak dipengaruhi oleh asupan vitamin D yang cukup saat hamil.

Para peneliti asal Inggris mengukur kadar vitamin D dari hampir 4.000 wanita hamil. Peneliti juga melakukan pemeriksaan kepadatan mineral tulang dari anak yang dilahirkan saat menginjak usia 12 tahun. Hasilnya, tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar vitamin D pada masa kehamilan dengan tingkat kepadatan tulang anak.

Kepadatan mineral tulang merupakan indikator dari kesehatan tulang. Kadar mineral yang rendah dikaitkan dengan kesehatan tulang yang buruk serta risiko tinggi mengidap penyakit seperti rickets atau rakhitis.

Vitamin D membantu untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Penelitian sebelumnya sudah mengindikasikan bahwa hubungan antara kecukupan vitamin D saat hamil dengan kesehatan tulang anak tidak terlalu meyakinkan. Dan penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti asal University Bristol ini menguatkan penelitian sebelumnya tersebut.

Penelitian  yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet  edisi online  ini sekaligus menunjukkan ketidakkonsistenan dengan panduan kesehatan di Inggris yang menyebutkan perlunya tambahan asupan vitamin D di masa kehamilan.

Ketua peneliti Debbie Lawlor mengatakan, studi ini bertentangan dengan anjuran penambahan asupan vitamin D saat hamil dengan tujuan mempengaruhi kesehatan tulang anak di kemudian hari.

Philip Steer dari Imperial College London yang tidak terlibat dalam penelitian mengatakan, ketidakkonsistenan hasil penelitian mungkin membuat adanya alasan yang belum jelas mengapa penambahan asupan vitamin D secara resmi disarankan pada wanita hamil dan menyusui.

Sebuah penelitian lain mengatakan bahwa kadar vitamin D saat hamil berpengaruh terhadap berat lahir bayi. Maka pendekatan aman, menurut Steer, yaitu dengan mencukupi kebutuhan vitamin D saat hamil.

"Terutama untuk wanita yang memiliki risiko tinggi, seperti jarang terkena paparan matahari dan obesitas sebelum kehamilan," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.