Kompas.com - 29/04/2013, 15:18 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kita tahu bahwa gaya hidup pasif itu tak sehat. Berbagai penelitian juga menunjukkan dengan gamblang risiko kurang bergerak dengan penyakit kronis. Namun bagi sebagian orang, bukan perkara mudah menghindari duduk terlalu lama, terlebih jika memiliki pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu untuk duduk.

Sebenarnya, ada beberapa celah bagi Anda yang kurang bergerak untuk bisa duduk lebih sedikit. Anda bisa mulai mengurangi waktu duduk Anda dengan 6 kiat berikut ini.

1. Bergeraklah saat menelepon
Menelepon tak harus dilakukan sambil duduk. Kegiatan ini justru dapat dimanfaatkan untuk menggerak-gerakan tubuh Anda. Cobalah untuk mulai berdiri saat menelepon dan aktif bergerak.

2. Berjalanlah sehabis makan
Sebisa mungkin hindari makan siang di meja kerja. Tak ada salahnya berjalan sebentar ke kantin. Kegiatan ini bisa membantu mengurangi kadar lemak di aliran darah yang jumlahnya paling tinggi sehabis makan. Berjalan sehabis makan juga meningkatkan aktivitas lipase lipoprotein yang mempercepat metabolisme.

3. Pilihlah kursi bar di restoran
Kursi bar akan lebih membuat tubuh Anda lebih tegap. Cobalah duduk hanya di sepertiga depan kursi dan bukalah kaki lebih lebar dari jarak pinggul. Posisi ini disebut posisi "bertengger", dan dapat mendistribusikan berat badan Anda lebih merata.

4. Tak perlu bawa kursi
Punya kebiasaan bawa kursi lipat untuk duduk di kereta, konser, taman, dan tempat-tempat lainnya? Mulai sekarang mulailah tinggalkan kebiasaan satu ini. Sebaliknya, cobalah untuk lebih banyak berdiri dan bergerak.

5. Pilihlah berjalan
Alih-alih mengirim email atau menelepon rekan kerja, berjalanlah ke mejanya. Berdirilah di sekitar meja rekan kantor Anda untuk berdiskusi atau hanya sekedar mengobrol.

6. Lakukan senam kecil
Manfaatkan kursi tempat Anda duduk untuk membantu gerakan-gerakan senam. Cobalah untuk menaruh telapak tangan Anda di dudukan kursi dengan kaki Anda menapak lantai, kemudian lakukan gerakan push up. Anda pun bisa mencoba variasi gerakan lain.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.