Kompas.com - 07/05/2013, 12:02 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Penggunaan obat untuk mengatasi migrain saat hamil sebaiknya lebih berhati-hati. Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) memperingatkan, obat migrain yang mengandung asam valproat sebaiknya tidak diminum saat hamil karena dapat menurunkan kecerdasan bayi.

Direktur Divisi Produk Neurologi FDA Dr. Russell Katz mengatakan, obat-obatan yang mengandung asam valproat seharusnya tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil sebagai pencegahan migrain. Risiko dari penggunaan obat-obatan ini lebih besar ketimbang manfaatnya.

Obat-obatan yang mengandung asam valproat telah disetujui FDA untuk tujuan pengobatan beberapa penyakit, seperti migrain, epilepsi, dan gangguan bipolar.

Peringatan dari FDA ini baru dibuat setelah terjadinya kasus anak-anak yang memiliki angka IQ yang lebih rendah 11 poin saat berusia 6 tahun. Setelah ditelusuri, ibu mereka mengonsumsi obat yang mengandung asam valproat saat hamil.

Masih belum diketahui kapan tepatnya pada periode kehamilan obat mengandung asam valproat berpengaruh pada penurunan kecerdasan bayi. Namun pada studi yang dilakukan FDA ini, para wanita yang diteliti mengonsumi obat asam valproat sepanjang kehamilan mereka.

Kendati demikian, obat-obatan mengandung asam valproat tetap boleh dikonsumsi saat kehamilan apabila pengobatan lainnya tidak mampu untuk mengatasi gejala epilepsi atau gangguan bipolar pada sang ibu.

FDA mengatakan, wanita hamil boleh mengonsumsi obat-obatan asam valproat dengan tujuan pengobatan, bukan pencegahan. Saat dalam pengobatan dan terjadi kehamilan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apabila penggunaan obat bisa dihentikan sementara waktu.

 Ada beberapa cara alamiah yang bisa dilakukan calon ibu untuk mengatasi migrain, antara lain beristirahat cukup, rileksasi, sampai teknik pijatan tertentu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.