Kompas.com - 14/05/2013, 09:12 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Meski temuan kosmetika dengan kandungan bahan berbahaya relatif terus menurun, tetapi kewaspadaan terhadap produk ilegal ini tetap perlu ditingkatkan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menggunaan produk kosmetika di pasaran.

"Temuan kosmetika dengan bahan berbahaya memang terus menurun, tapi kewaspadaan dan pengawasan tetap harus dilakukan," kata Ketua Badan POM RI, Lucky S. Slamet.

Dalam public warning kosmetika yang mengandung bahan berbahaya pada Senin (13/5/2013) kemarin, BPOM mengumumkan 17 produk yang mengandung bahan berbahaya sampai Maret 2013. Bila dirunut dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah temuan memang cenderung menunjukkan penurunan.

Pada 2009 lalu, temuan BPOM mencapai 1,49 persen, kemudian pada 2010 mencapai 0,86 persen, dan semakin menurutn pada 2011 menjadi 0,65 persen. Pada 2012, jumlah total semakin kecil yakni mencapai 0,54 persen, dengan jumlah temuan kosmetika berbahaya mencapai 58 jenis produk. Sementara pada 2013 pengawasan baru dilakukan sampai bulan Maret dengan jumlah temuan 0,74 persen.

Kategori berbahaya

Lucky menjelaskan, kategori berbahaya adalah kosmetika yang mengandung merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, dan resorsinol. Keempat bahan berbahaya ini harus digunakan sesuai resep dokter. Bila tidak, dikhawatirkan akan menimbulkan iritasi atau penipisan kulit. Bahkan merkuri tidak diizinkan sama sekali ada dalam kosmetika atau obat.

Bahan berbahaya yang diidentifikasi sampai dengan Maret 2013 menunjukkan tren yang sama dengan tahun sebelumnya. Bahan ini banyak ditemukan pada pemutih kulit.

"Pemutih umumnya menggunakan hidrokuinon. Dulu memang hidrokuinon diizinkan sampai 2 persen, tapi sekarang tidak lagi," kata Lucky. Hidrokuinon hanya boleh digunakan pada obat dengan resep dokter.

Setiap penemuan kosmetika berbahaya, menurut Lucky selalu ditindak lanjuti Badan POM. Salah satunya adalah pemusnahan kosmetik berbahaya.

Lucky mengatakan pada 2011 Badan POM memusnahkan kosmetika berbahaya dengan nilai setara Rp. 1,5 miliar. Jumlah ini meningkat pada 2012 mencapai Rp. 2 miliar.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.