Kompas.com - 14/05/2013, 18:48 WIB
EditorAsep Candra

Tidak ada batasan besarnya ruang menyusui yang harus disediakan. "Yang pasti, manajemen harus punya komitmen untuk menyediakan satu ruangannya sebagai ruang ASI. Sederhana tidak masalah," kata Astrid.

Adanya ruang menyusui dan memerah ASI sebetulnya teah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. SKB ini mewajibkan perusahaan untuk menyediakan ruang laktasi di tempat kerja agar ibu bisa menyusui anaknya dan/atau memerah ASI untuk anaknya.

Keberatan APINDO

Diwawancara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi mengungkapkan keberatannya. "Kalau membangun satu ruangan khusus pengusaha keberatan. Kalau menggunakan ruangan yang sudah ada mungkin bisa," katanya.

Menurut Sofjan, pembangunan satu ruangan khusus laktasi akan menambah biaya modal. Selain dari sisi pembangunan, pengusaha juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penjaga ruangan. Selain itu, pekerja dikhawatirkan tidak fokus pada pekerjaannya. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada pekerjannya.

"Mungkin kalau sebatas menyediakan kulkas untuk penyimpanan ASI pengusaha masih bisa. Tapi kalau ruangan khusus untuk ASI kita keberatan," kata Sofjan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.