Kompas.com - 20/05/2013, 19:50 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mengenakan sanksi kepada 16 rumah sakit swasta yang mengundurkan diri dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS).

Keenam belas rumah sakit itu keberatan dengan tarif harga Indonesia Case Base Group (INA-CBG's) yang dikeluarkan PT Askes (Persero). Tarif yang diberlakukan berdasarkan sistem paket ini dinilai merugikan rumah sakit.

"Ya, tidak apa-apa. Mundur, ya, mundur saja," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (20/5/2013).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menjelaskan, Pemprov DKI akan merujuk para pasien dari RS yang mengundurkan diri itu ke RS lain yang masih melayani KJS. Oleh karena itu, ia meminta semua pasien agar menggunakan KJS melalui puskesmas. Di samping itu, kini puskesmas telah bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menempatkan dokter spesialis di puskesmas.

Basuki mengatakan, Pemprov DKI sudah menginstruksikan kepada 16 rumah sakit tersebut untuk menyiapkan semua data biaya-biaya yang dibutuhkan. Rumah sakit tersebut juga diminta duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan untuk menentukan besaran premi kesehatan.

"Kalau kita mau menerapkan preminya Rp 50.000 per bulan, pemerintah keberatan. Mungkin akan kita jalankan dengan sistem sendiri, Jakarta CBG's," ujarnya.

Berikut 16 rumah sakit yang menyatakan keberatan dengan KJS berdasarkan data dari DPRD DKI Jakarta:
1. Rumah Sakit Thamrin;
2. Rumah Sakit Admira;
3. Rumah Sakit Bunda Suci;
4. Rumah Sakit Mulya Sari;
5. Rumah Sakit Satya Negara;
6. Rumah Sakit Paru Firdaus;
7. Rumah Sakit Islam Sukapura;
8. Rumah Sakit Husada;
9. Rumah Sakit Sumber Waras;
10. Rumah Sakit Suka Mulya;
11. Rumah Sakit Port Medical;
12. Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya;
13. Rumah Sakit Tria Dipa;
14. Rumah Sakit JMC;
15. Rumah Sakit Mediros, dan
16. Rumah Sakit Restu Mulya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

    Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

    Health
    Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

    Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

    Health
    Penis Lecet

    Penis Lecet

    Penyakit
    Coulrophobia

    Coulrophobia

    Penyakit
    Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

    Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

    Health
    Tinnitus

    Tinnitus

    Penyakit
    Rabun

    Rabun

    Penyakit
    Gastroschisis

    Gastroschisis

    Penyakit
    5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

    5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

    Health
    Lemah Jantung

    Lemah Jantung

    Penyakit
    Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

    Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

    Health
    Agranulositosis

    Agranulositosis

    Penyakit
    8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

    8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

    Health
    Edema Paru

    Edema Paru

    Penyakit
    7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

    7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

    Health
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.