Dinas Kesehatan Evaluasi Mundurnya 16 Rumah Sakit

Kompas.com - 21/05/2013, 02:50 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Selasa (21/5), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta akan mengevaluasi mundurnya 16 rumah sakit swasta di Jakarta dari program Kartu Jakarta Sehat. Evaluasi akan dilakukan bersama tim casemix center Kementerian Kesehatan karena program Kartu Jakarta Sehat merupakan proyek percontohan bagi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional 1 Januari 2014.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan hal itu di sela-sela acara peluncuran program mobile mental health service, di Jakarta, Senin. Evaluasi juga melibatkan Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan Kementerian Kesehatan dan Ikatan Rumah Sakit Jakarta Metropolitan.

”Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena sistem pembayaran INA CBG’s dikerjakan bersama-sama antara tim casemix Kementerian Kesehatan dan persatuan rumah sakit. Kalau rumah sakit merasa tarifnya kekecilan, harus dievaluasi,” kata Dien.

Sebelumnya diberitakan, 16 rumah sakit swasta di DKI Jakarta mundur dari keikutsertaan program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Hal itu karena nilai pembayaran klaim pelayanan kesehatan dinilai terlalu kecil (Kompas, 19/5).

Dien mengatakan, pemerintah tidak mengharapkan hal ini terjadi. Keikutsertaan RS swasta dalam program KJS tak wajib. Namun, jika hal itu diikuti RS lain, masyarakat akan dirugikan.

Meski demikian, kemunduran 16 RS tersebut justru bagus karena mengindikasikan adanya masalah. Dengan demikian, saat JKN dimulai sudah lebih bagus.

Lima regulasi

Dari Sukoharjo, Jawa Tengah, dilaporkan, pelaksanaan sistem JKN hanya perlu lima regulasi sebagai landasan kerja. Regulasi itu adalah peraturan pemerintah dan peraturan presiden. Salah satunya, Peraturan Pemerintah tentang Penerima Bantuan Iuran, telah diselesaikan.

Hal ini dikatakan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam seminar nasional ”Peran Tenaga Kesehatan dalam Menghadapi Universal Health Coverage”, di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (18/5).

Menurut Ali Ghufron, kini tinggal empat PP/perpres yang harus diselesaikan, antara lain tentang besaran iuran dalam sistem JKN. (DOE/EKI/WIN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.