Kompas.com - 22/05/2013, 18:05 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Informasi yang menyatakan 14 rumah sakit turut mundur dari program KJS ternyata hanya disebabkan oleh kesalahpahaman. Pasalnya, dari 14 rumah sakit tersebut, tidak ada direktur utama rumah sakit yang mengatakan mundur dari KJS.

"Komunikasi saja enggak nyambung soal premi. Administratif dan instalasi gawat darurat. Tapi ada stafnya rumah sakit yang mengatakan enggak menerima, sedangkan direkturnya enggak tahu," kata Dien Emmawati, Kadinkes Pemprov DKI Jakarta di Balaikota Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Dien mengungkapkan, untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut, pihaknya telah melakukan penjelasan kepada pihak rumah sakit. Dinkes juga akan melakukan evaluasi terkait penggunaan sistem pembayaran INA CBG's di rumah sakit swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Menurut Dien, rumah sakit juga harus menyamakan clinical path way supaya angsuran pembayaran sama antar-rumah sakit. Jadi, jika pasien sakit tifus di RS A akan sama harga dan pelayanannya dengan RS C.

Dalam satu bulan ini, sistem tersebut akan terus dievaluasi dan pemprov berjanji akan menemukan formula yang lebih baik. Adapun dua rumah sakit yang benar-benar telah mundur dari program KJS, kata Dien, memiliki alasan khusus.

Rumah Sakit Thamrin menyatakan mundur karena menggunakan sistem core bisnisnya ke arah critical unit. Adapun untuk RS Admira karena tidak mampu tahan sampai dua bulan uji coba. Jika sistem sudah diperbaiki, kata Dien, kemungkinan dua RS itu akan bergabung lagi.

Sementara itu, 14 rumah sakit yang sebelumnya menyatakan mundur dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS), akhirnya bergabung kembali. Mereka adalah RS Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Firdaus, RS Islam Suka Pura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulia, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros, dan RS Restu Mulya. Sementara dua rumah sakit yang resmi mengundurkan diri adalah RS Thamrin dan RS Admira.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Psikopat

    Psikopat

    Penyakit
    7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

    7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

    Health
    Midriasis

    Midriasis

    Penyakit
    13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

    13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Fibromyalgia

    Fibromyalgia

    Health
    3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

    3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

    Health
    Hepatitis B

    Hepatitis B

    Penyakit
    4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

    4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Perikarditis

    Perikarditis

    Penyakit
    3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

    3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

    Health
    Kusta

    Kusta

    Penyakit
    11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

    11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

    Health
    Osteoporosis

    Osteoporosis

    Penyakit
    10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

    10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Ulkus Kornea

    Ulkus Kornea

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.