Kompas.com - 28/05/2013, 16:28 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga DKI Jakarta diimbau untuk memahami sistem rujukan yang diterapkan program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Dengan memahami model pelayanan kesehatan, masyarakat diharapkan akan mengikuti pelayanan sesuai prosedur dan menghindari kesalahpahaman. 

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dr. Kurnianto Amin menjelaskan bahwa dalam sistem pelayanan KJS, tahap proses pengobatan menggunakan sistem rujukan. Pasien harus mengawali proses pengobatan dari Puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan tingkat dasar, untuk kemudian akan dirujuk oleh dokter umum ke poliklinik.  Oleh sebab itu pula, KJS  tidak berlaku untuk pengobatan di Poliklinik.

Dengan lebih mengenal sistem KJS, kata Kurnianto, maka warga akan lebih paham dan tidak lantas melaporkan pada media massa ketika mengalami kesulitan dalam pelayanan KJS.

"Jadi KJS tidak berlaku di Poliklinik. Kalau ditolak jangan lantas lapor media lalu diterusin ke Pak Ahok, saya yakin Pak Ahok justru akan membela kami," ujar Kurnianto saat memberikan sosialisasi dalam acara peluncuran KJS di Puskesmas Jakarta Selatan pada Selasa (28/5/2013).

Lebih jauh ia memaparkan, rujukan pengobatan dalam pemeriksaan kesehatan berada dalam kewenangan dokter yang memeriksa, bukan atas permintaan pasien.

"Rujuk atau dirujuk dokter yang ngasih, bukan pasien yang meminta karena dokter yang lebih mengetahui dengan segala ilmu yang mereka miliki," jelasnya kepada sejumlah warga penerima KJS.

Sementara itu, dalam kata sambutannya Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor juga akan mengupayakan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat pengguna KJS. Dengan adanya sosialisasi, maka diharapkan nantinya tidak ada lagi kesalahpahaman akibat kurangnya informasi tentang KJS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
Polihidramnion

Polihidramnion

Penyakit
Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Health
Hipognadisme

Hipognadisme

Penyakit
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Health
Radang Dingin (Frostbite)

Radang Dingin (Frostbite)

Penyakit
4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

Health
Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Penyakit
Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Hipopituitarisme

Hipopituitarisme

Penyakit
3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

Health
Akathisia

Akathisia

Penyakit
Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Covid-19

Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Covid-19

Health
Abses Peritonsil

Abses Peritonsil

Health
6 Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Mencegahnya

6 Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Mencegahnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.