Kompas.com - 30/05/2013, 12:22 WIB
EditorLusia Kus Anna

Jika gigi anda sudah terkena fluorosis ringan sampai sedang, yang tanda klinisnya hanya berupa bercak putih pada email gigi, maka perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penambalan sewarna gigi atau pembuatan veneer untuk mahkota gigi.

Jika gigi anda sudah terlanjur berlubang dan menyebabkan sakit yang luar biasa, hal yang harus dilakukan adalah mengunjungi Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi (Drg., SpKG) untuk dilakukan perawatan saluran akar gigi.

Gigi geraham yang sudah berlubang besar belum tentu harus dicabut. Jika persyaratan klinisnya memenuhi persyaratan untuk dipertahankan, maka gigi tersebut tidak perlu dicabut. Tanyakan hal ini lebih lanjut kepada Dokter Gigi anda, setelah dilakukan pemeriksaan klinis dan radiografis.

Untuk menjaga gigi supaya sehat selain pergi ke Dokter Gigi, menyikat gigi, dan pola makan yang benar adalah melakukan perawatan non invasif lain yang dapat membantu terjadinya proses pengembalian mineral gigi, seperti:

1. Meningkatkan asupan air minum anda.
Minumlah air mineral minimal 2 liter (8 gelas) sehari, sehingga aliran air ludah anda akan lebih banyak. Hal ini berfungsi sebagai pembersih alami bagi gigi-gigi anda, dan sebagai penetral kondisi rongga mulut anda yang asam. Kondisi mulut asam (pH rendah) dapat menyebabkan terjadinya pelepasan mineral dari gigi.  

2. Melakukan pembersihan gigi.
Lakukan penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat (artikel tanggal 10 Mei 2012 tentang jadwal menggosok gigi yang baik dan artikel 19 Juli 2012). Serta lakukan pembersihan mekanis tambahan bagi gigi menggunakan benang gigi (dental floss).

3. Menggunakan agen antibakteri bagi rongga mulut.
Anda dapat menggunakan obat kumur klorheksidin sebagai agen antibakteri bagi rongga mulut anda. Penggunaannya tidak boleh lebih dari 2 minggu berturut-turut.

4. Menggunakan pasta gigi berfluor.
Cara pemilihan pasta gigi yang tepat dapat dilihat pada artikel tanggal 10 Mei 2012.

Namun kebutuhan perawatan non invasif diatas berbeda-beda kebutuhannya bagi setiap orang, sebaiknya lakukan terlebih dahulu pemeriksaan faktor resiko gigi berlubang di Dokter Gigi.

Demikian Bapak Petrus, semoga informasinya bermanfaat

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.