ASI Bikin Otak Bayi Tumbuh Lebih Cepat

Kompas.com - 12/06/2013, 11:16 WIB
shutterstock
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Penelitian kembali membuktikan betapa besarnya manfaat Air Susu Ibu (ASI) bagi perkembangan kecerdasan bayi. Riset terbaru para ahli di Amerika Serikat menunjukkan, pemberian ASI terbukti dapat mempercepat pertumbuhan otak hingga 30 persen.

Bayi yang mendapat ASI eksklusif seetidaknya selama 3 bulan mengalami pertumbuhan ekstra pada bagian otak yang mengendalikan kemampuan berbahasa, emosi, dan pemahaman. Penelitian pada bayi usia di bawah empat tahun juga telah menunjukkan bahwa mereka yang mendapat ASI memperoleh manfaat yang sangat besar terkait perkembangan otaknya.

Para ilmuwan dari Brown University Amerika Serikat menyelidiki 133 bayi, yang di antaranya berasal dari keluarga yang sama dan ada pula yang lahir pada saat bersamaan. Dengan membandingkan myelin pada bayi yang usianya lebih tua dan muda, peneliti dapat melihat bagaimana ASI berpengaruh pada pembentukan area putih otak (white matter).

Peneliti yang mempublikasikan riset dalam jurnal NeuroImage ini menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk meneliti perbedaan otak bayi yang memperoleh ASI dan susu formula. Hasilnya menunjukkan, bayi yang mendapat ASI memiliki struktur otak berbeda dengan yang tidak memperoleh ASI. Perbedaan yang sangat signfikan tampak pada struktur otak saat bayi menginjak usia 2 tahun.

"Kami menemukan perbedaan pertumbuhan 20 sampai 30 persen pada area putih. Area ini lebih kecil pada bayi yang tidak memperoleh ASI," kata pimpinan riset Dr. Sean Deoni.

Area putih ini terdiri atas serabut myelin. Myelin terdiri atas serabut saraf putih putih panjang, yang menghubungkan berbagai area di otak. Area ini digunakan bayi untuk belajar. Hasil riset menunjukkan, bayi yang hanya memperoleh ASI memiliki proses myelinasi tercepat. Sedangkan bayi dengan asupan susu formula, memiliki myelinasi yang paling sedikit.

Peneliti juga melengkapi hasil scan MRI? dengan hasil tes kemampuan kognitif. Hasil tes mencakup kemampuan berbahasa, visual, dan kontrol motorik. Dari semua hasil tes, bayi yang mendapat ASI memperoleh hasil lebih baik. Peneliti juga menemukan, semakin lama bayi diberi ASI otaknya akan semakin berkembang. Terutama pada area otak yang berhubungan dengan gerakan dan koordinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sangat luar biasa kita dapat mengetahui sangat banyak perbedaan ini di usia yang sangat dini.? Saya dapat berargumen, dengan kombinasi dari bukti-bukti penelitian lainnya, memberikan ASI memang benar-benar bermanfaat" kata Deoni.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.