Kompas.com - 25/06/2013, 20:08 WIB
|
EditorAsep Candra

Jebakan middle income trap

Besarnya risiko akibat rokok juga diakui anggota Dewan Pertimbangan Presiden bidang Ekonomi dan Lingkungan, Emil Salim. Menurutnya, rokok akan menyebabkan Indonesia terus masuk dalam middle income trap.

Jebakan negara berpenghasilan menengah ini mengindikasikan kesejahteraan orang Indonesia tidak kunjung setara dengan negara maju. Keadaan tersebut diakibatkan kinerja generasi muda yang tidak maksimal.

Kebiasaan merokok yang banyak dilakukan generasi muda menjadi penyebabnya. Sehingga, generasi muda mengalami ketergantungan dan mudah sakit. Akibatnya produktivitas dan kinerja generasi muda tidak masimal.

"Padahal dengan jumlah generasi muda yang terus meningkat, Indonesia berpeluang mengalahkan Cina, India, Jepang, dan Korea Selatan. Namun karena rokok, semua bisa tinggal kenangan," kata Emil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.