Sang Buah Hati Juga Perlu Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Kompas.com - 01/07/2013, 15:26 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Siapa bilang anak-anak tidak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan? Penyakit tidak mengenal waktu maupun usia. Oleh karena itu, Anda perlu memeriksakan kesehatan sang buah hati secara berkala sebagai bagian dari kebutuhan dasar dalam menjaga kesehatan.

Umumnya, penyakit atau kelainan memang memiliki ciri-ciri dan gejala yang dapat dikenali. Namun, ada juga yang tidak bergejala, sehingga seringkali tidak disadari oleh para orang tua. Bila dibiarkan, hal tersebut dapat berpengaruh buruk pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Fungsi utama dari pemeriksaan kesehatan pada anak adalah mendeteksi penyakit atau kelainan sejak dini, sehingga dapat segera diatasi lebih awal dengan langkah-langkah penyembuhan yang tepat. Selain itu, Anda juga dapat memastikan buah hati tumbuh serta berkembang dengan baik.

Anak yang sehat merupakan benih masa depan, dimana nantinya anak akan tumbuh menjadi dewasa yang sehat. Oleh karena itu, sebaiknya pemeriksaan kesehatan tak hanya dilakukan saat anak sedang sakit, melainkan secara rutin, sejak baru lahir hingga menginjak usia remaja (18 tahun). Pemeriksaan kesehatan pada anak biasanya mencakup anamnesa atau tanya-jawab dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Satu lagi yang tak kalah pentingnya adalah pemeriksaan laboratorium, seperti pemeriksaan darah, urin dan feses (tinja).

Pantau Kesehatan Buah Hati dengan Panel Check-Up Anak

Seperti para orang tua, Laboratorium Klinik Prodia juga memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak Indonesia. Kini, Laboratorium Klinik Prodia telah menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan khusus untuk anak, yaitu Panel Check-UpAnak.

Panel Check-Up Anak merupakan rangkaian pemeriksaan laboratorium yang dirancang untuk mendeteksi penyakit dan menentukan risiko suatu penyakit pada anak yang dikelompokkan berdasarkan usia, mulai dari bayi yang baru lahir hingga usia remaja. Fasilitas ini juga disesuaikan dengan prevalensi penyakit terbesar di masyarakat Indonesia, contohnya hipotiroid kongenital, defisiensi G6PD, anemia defisiensi besi, infeksi saluran kemih, kekurangan nutrisi, gangguan pencernaan, obesitas, diabetes (penyakit kencing manis), dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Panel Check Up Anak bukan hanya bermanfaat untuk membantu para orang tua, khususnya ibu yang begitu mempedulikan kesehatan keluarga. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini, anak tak hanya akan tumbuh dan berkembang secara optimal, tetapi mereka dapat mengetahui serta memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan diri. (adv)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X