Kompas.com - 03/07/2013, 13:09 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Menahan lapar dan haus selama berpuasa bisa mengajarkan anak-anak arti pengendalian diri, disiplin dan juga kesabaran. Tetapi jangan paksa anak berpuasa.

Tidak seperti orang dewasa, tubuh anak memiliki keterbatasan. Menurut ahli gizi dr.Tirta Prawita Sari, kemampuan hati untuk menyimpan cadangan makanan pada anak-anak belum maksimal.

"Pada anak, cadangan makanan akan habis dalam waktu 4 jam," katanya di acara seminar mengenai puasa yang diadakan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia di Jakarta, Selasa (2/7/13).

Karena itu, Tirta menyarankan orangtua mengajak anak belajar berpuasa, bukan 'memaksanya' berpuasa. Untuk anak yang hendak belajar puasa, Tirta menyarankan puasa setengah hari.

Orangtua juga tidak disarankan memasang target puasa pada anak. "Jangan janjikan hadiah pada anak bila puasanya penuh. Dikhawatirkan anak terpacu puasa, tapi kondisinya tidak sehat," katanya.

Seorang anak sebetulnya harus makan 4 jam sekali. Makanan selingan berguna mengganti gula darah yang hilang selama beraktifitas. Sebaiknya pilih makanan selingan yang rendah gula dan garam.

Pada anak yang sudah berusia 9-10 tahun, fungsi hatinya sudah semakin baik sehingga umumnya mereka bisa berpuasa penuh. "Tapi kondisi ini tidak sama pada tiap anak," imbuhnya.

Anak usia sekolah setiap harinya membutuhkan sekitar 3.000 kalori. Bila hendak berpuasa setengah hari, sebaiknya asupan dibagi antara sahur, makan siang, makan malam, dan camilan. Pilihlah menu makanan yang lebih lambat dicerna sehingga perut anak terasa kenyang lebih lama.

"Jangan lupa makan sayur dan buah. Biasakan juga pada anak untuk tidak balas dendam dengan makan secara berlebihan saat berbuka puasa," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

    8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

    Health
    Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

    Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

    Health
    Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

    Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

    Health
    Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

    Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

    Health
    Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

    Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

    Health
    11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

    11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

    Health
    Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

    Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

    Health
    Cara Mengatasi Bisul di Bokong

    Cara Mengatasi Bisul di Bokong

    Health
    5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

    5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

    Health
    Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

    Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

    Health
    4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

    4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

    Health
    8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

    8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

    Health
    Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

    Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

    Health
    4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

    4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

    Health
    Splenomegali

    Splenomegali

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.