Salmon Lebih Sehat Dimakan Mentah

Kompas.com - 09/07/2013, 11:38 WIB
Potongan daging ikan salmon shutterstockPotongan daging ikan salmon
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com — Salmon dan lemaknyanya sangat terkenal karena selalu disebut-sebut dalam bahan pangan yang menyehatkan. Rutin mengonsumsi ikan salmon yang kaya akan omega-3 diketahui sangat baik utuk kesehatan jantung.

Selain kandungan asam lemak omega-3, salmon merupakan sumber protein yang kaya mineral dan beberapa jenis vitamin. Nutrisi yang sangat berguna tersebut juga sangat dianjurkan bagi ibu hamil.

Kandungan gizi yang tinggi dari salmon tersebut berasal dari plankton dan ganggang yang menjadi sumber makanan ikan subtropis ini.

Agar kandungan asam lemak dan nutrisi lain tidak rusak, salmon harus diolah secara benar. Menurut Rita Ramayulis, M.Kes, ahli gizi, sebenarnya cara terbaik untuk mengonsumsi salmon adalah dengan dimakan mentah.

"Tidak perlu takut mengonsumsi salmon mentah karena setelah ditangkap ikan ini langsung dibuang isi perut dan insangnya," katanya dalam acara talkshow Fakta Gizi dan Manfaat Ikan Salmon yang diadakan oleh Sushi Tei dan Norwegian Seafood Council di Jakarta (6/7/13).

Salmon mentah, misalnya, bisa diolah menjadi sushi, lumpia, atau ditumis. "Kalau tidak suka dengan ikan mentah, boleh ditumis dengan minyak sedikit," imbuhnya.

Rita menjelaskan, pemasakan dengan suhu terlalu tinggi bisa mengurangi kadar omega-3 dan meningkatkan kadar lemak jenuhnya.

"Penelitian menunjukkan, salmon yang digoreng atau direbus beberapa menit kadar omega-3-nya berkurang sampai 14 persen," katanya.

Untuk salmon yang akan dikonsumsi mentah sebaiknya pilih salmon yang segar dan tidak berbau anyir. Pilih ikan salmon yang matanya terlihat bersinar dan jernih dengan insang berwarna kemerahan. Potongan daging ikan haruslah kenyal, lembab, dan berwarna cerah.

"Daging salmon yang berwarna merah muda menunjukkan kadar omega-3 yang tinggi. Daging yang sudah berwarna kecokelatan, misalnya karena digoreng, kadar omega-3 nya sudah berkurang," katanya.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Gejala Rematik yang Harus Diwaspadai

5 Gejala Rematik yang Harus Diwaspadai

Health
10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Health
Antara Susu Kambing dan Sapi, Mana yang Lebih Bergizi?

Antara Susu Kambing dan Sapi, Mana yang Lebih Bergizi?

Health
Mengapa Merokok Membahayakan Kesehatan?

Mengapa Merokok Membahayakan Kesehatan?

Health
11 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami

11 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami

Health
8 Manfaat Lidah Buaya, Mengobati Luka hingga Lawan Kanker

8 Manfaat Lidah Buaya, Mengobati Luka hingga Lawan Kanker

Health
3 Cara Sukses Turunkan Berat Badan dengan Diet Vegan

3 Cara Sukses Turunkan Berat Badan dengan Diet Vegan

Health
10 Penyebab Kenapa Bangun Tidur Mulut Terasa Pahit

10 Penyebab Kenapa Bangun Tidur Mulut Terasa Pahit

Health
6 Cara Cepat Tidur dan Bisa Bangun Pagi

6 Cara Cepat Tidur dan Bisa Bangun Pagi

Health
Ciri-ciri Keputihan yang Berbahaya

Ciri-ciri Keputihan yang Berbahaya

Health
Jerawat di Ketiak: Penyebab dan Cara Mengatasi

Jerawat di Ketiak: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
5 Pantangan Penderita Batu Ginjal

5 Pantangan Penderita Batu Ginjal

Health
12 Makanan yang Mengandung Vitamin K Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Vitamin K Tinggi

Health
Bulu Ketiak Dicukur atau Dicabut, Mana yang Lebih Baik?

Bulu Ketiak Dicukur atau Dicabut, Mana yang Lebih Baik?

Health
12 Makanan yang Mengandung Vitamin B12 Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Vitamin B12 Tinggi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X