Kompas.com - 03/08/2013, 10:08 WIB
Ilustrasi arus mudik: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.   KOMPAS/RIZA FATHONI Ilustrasi arus mudik: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com- Perjalanan mudik adalah perjalanan yang panjang karena kemacetan sudah pasti menghadang. Untuk menunjang stamina fisik, perlu disiapkan juga makanan dan minuman yang bisa menjadi sumber nutrisi namun aman.

Berikut beberapa kiat memilih asupan yang aman selama mudik:

1. Bekal yang dibuat dan dibawa dari rumah tentu lebih terjaga kebersihan dan rasanya. Namun jika pemudik tidak sempat memasak sendiri dan harus membeli di jalur mudik, pastikan memilih warung makan yang bersih.

2. Hindari membawa makanan mengandung santan, telur, susu, dan berkadar air tinggi. Bila membawa makanan seperti ini, pastikan habis dalam waktu kurang dari 4 jam karena lebih gampang basi.

3.  Makanan kering dalam kemasan seperti roti atau biskuit lebih tahan lama, tetapi pastikan tanggal kadaluwarsa tidak terlewat.

4. Untuk perjalanan yang panjang, hindari mengkonsumsi makanan pedas atau asam. Makanan berasa tajam ini dikhawatirkan membuat perut mulas dan kerap buang air. Kondisi ini tentu merugikan bagi pemudik yang ingin sampai kampung halaman dalam kondisi sehat.

5. Perbanyak buah dan sayur. Kandungan serat, vitamin dan mineralnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.  Buah yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak berasa tajam. Meski menyegarkan, rasa asam dikhawatirkan membuat perut mulas dan menyebabkan pemudik tidak nyaman selama di perjalanan.

6. Hindari alkohol Hal ini berlaku bagi makanan dan minuman. Alkohol bisa menimbulkan mabuk dan juga rasa mengantuk. 

Sebelum makan pastikan untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) terlebih dulu. Kebiasaan CTPS mencega infeksi akibat virus dan bakeri, sehingga membantu pemudik tetap sehat saat mudik maupun ketika kembali.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X