Kompas.com - 24/08/2013, 15:41 WIB
Relaksasi sebaiknya dilakukan sebelum kehamilan 28 minggu. SHUTTERSTOCKRelaksasi sebaiknya dilakukan sebelum kehamilan 28 minggu.
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com -
Tak sedikit wanita yang jadi malas melakukan aktivitas fisik ketika hamil. Alih-alih kandungannya jadi sehat dan kuat, kurang bergerak justru bisa membuat peningkatan berat badan berlebihan saat hamil.

Diketahui peningkatan berat badan berlebihan saat hamil akan meningkatkan risiko komplikasi, seperti tekanan darah tinggi dan protein berlebihan di urin (preeklamsia), serta obesitas setelah melahirkan. Berat badan berlebihan saat hamil juga meningkatkan risiko obesitas bayi di kemudian hari.

Sebuah studi baru menemukan, kebanyakan wanita hamil cenderung tidak cukup bergerak untuk mencegah peningkatan berat badan berlebihan. Para peneliti mengatakan, kebanyakan wanita hanya menjalani program latihan yang direkomendasikan yaitu 30 menit per hari. Sedangkan untuk menjaga berat badan, wanita hamil seharusnya juga perlu aktif sepanjang hari.

"Kami menemukan, banyak wanita hamil yang menghabiskan 75 persen dari harinya untuk tidak bergerak aktif," ujar penulis studi Christina Campbell, profesor ilmu makanan dan nutrisi di Iowa State University.

Menurutnya, dengan hanya bergerak aktif 30 menit sehari, wanita hamil bukan berarti sudah cukup bergerak. Melainkan, diperlukan pula aktivitas fisik lainnya seperti berjalan, mengerjakan pekerjaan rumah, dan lain-lain.

Campbell dan timnya memantau kadar aktivitas dan kalori yang dibakar oleh wanita hamil. Seorang wanita yang melakukan jalan cepat selama 30 menit membakar kalori tiga kali lebih banyak daripada saat ia beristirahat. Namun wanita tersebut hanya membakar sedikit sekali kalori dari aktivitasnya sehari-hari.

Mereka mencontohkan, wanita hamil yang tidak berolahraga spesifik namun aktif sepanjang hari dan selalu bergerak membakar lebih banyak kalori dibanding mereka yang melakukan olahraga namun hanya 30 menit per harinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Studi ini menunjukkan pentingnya meningkatkan intensitas aktivitas sehari-hari bagi wanita hamil," tegas Campbell.

Kendati demikian, studi masih belum resmi diterbitkan dalam jurnal, sehingga data dan kesimpulan ini masih bersifat sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nistagmus
Nistagmus
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
Cacat Intelektual

Cacat Intelektual

Penyakit
6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

Health
Hepatitis A

Hepatitis A

Penyakit
11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Health
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit
9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

Health
Intoleransi Gluten

Intoleransi Gluten

Penyakit
6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Tumit

Nyeri Tumit

Penyakit
6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.