Kompas.com - 31/08/2013, 12:46 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com – Ketika bangun dari tidur, tentunya kita berharap segar dan lelah hilang. Tapi, bagaimana jika yang kita rasakan justru sebaliknya, rasa nyeri dan kaku di sekitar leher dan bahu? Jika kondisi ini yang dialami hampir setiap hari, itu berarti sudah waktunya untuk mengganti bantal. Ini penting dilakukan untuk mendapatkan tidur malam yang berkualitas.

Bantal sering dianggap sebagai pemicu nyeri leher dan bahu. Jangan biarkan leher dan bahu menjadi “korban”. Ganti bantal setidaknya sekali setahun. Rajinlah memeriksa bantal Anda.

Jika tiga kriteria di bawah ini ditemukan, maka inilah saatnya Anda harus mengganti bantal.

- “Umur” bantal lebih dari 5 tahun. Bantal yang telah lama digunakan tentunya akan terus merata. Kemampuan untuk mendukung kepala dan leher akan berkurang. Tidak heran bila bangun tidur, rasa nyeri akan muncul. Selain itu bantal yang “tua” berarti semakin banyak debu, kotoran, dan tungau yang sangat mudah menyebabkan penyakit dan alergi.

- Merasa nyeri setelah bangun. Bantal yang terlalu tebal akan mengangkat leher terlalu tinggi. Efeknya, akan muncul nyeri pada bahu, leher, punggung, bahkan menyebabkan sakit kepala. Jadi, pastikan ketebalan bantal benar dan nyaman saat diletakkan.
    

- Mendengkur. Tidur telentang membuat pangkal lidah dan langit-langit didorong ke dinding belakang tenggorokan. Hal ini menyebabkan munculnya suara mendengkur. Jika kita biasa tidur telentang, gunakan bantal lembut untuk menopang kepala.

Jadi apakah bantal Anda sudah harus diganti? (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.