Kompas.com - 07/09/2013, 12:39 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com - Kuisioner yang meminta siswa SMP untuk mengisi ukuran alat vital, di Sabang, Aceh, ternyata juga dilakukan di berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan pengisian kuisioner tersebut bahkan sudah diujicobakan sejak tahun 2010 lalu.

Hal tersebut disampaikan Direktur Bina Kesehatan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Elizabeth Jane Soepardi di Jakarta, Sabtu (7/9/2013). "Kegiatan seperti ini sudah kami lakukan sejak 2010 lalu. Dan sudah dilakukan di berbagai provinsi juga, tidak hanya Aceh," kata Jane dalam konferensi pers yang diselenggarakan Kemenkes, khusus untuk menanggapi isu miring mengenai survei ini.

Jane mengaku kaget, mengapa isu ini hanya muncul di Sabang dan baru mengemuka sekarang. Dia mengaku akan segera menelusuri permasalahan yang terjadi di sana, sehingga ke depan kebijakan itu dapat dievaluasi.

"Kita akan ke sana (Sabang), kita cari tahu apa permasalahannya sehingga bisa sampai seperti ini," kata Jane lagi.

Seperti diberitakan, kuisioner kesehatan yang di dalamnya terdapat gambar-gambar alat vital dibagikan kepada siswa SMP di Sabang, Aceh.

Pihak sekolah setempat mengaku kuisioner tersebut berasal dari dinas kesehatan, untuk diisi oleh para siswa. Dinas kesehatan lalu menjelaskan bahwa tujuan pembagian dan pengisian kuisioner tersebut adalah untuk pemeriksaan kesehatan organ vital.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.