Kompas.com - 25/09/2013, 17:33 WIB
Bayi kembar ShutterstockBayi kembar
|
EditorAsep Candra

Secara terpisah, Prof dr Nugroho Kampono, SpOG (K), Direktur Utama Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya mengatakan klinik tumbuh kembang kini menjadi kebutuhan, meski jumlahnya masih sedikit di Jakarta.

"Klinik tumbuh kembang di Jakarta, jumlahnya kurang dari lima, dan kebanyakan kurang komprehensif atau sifatnya rujukan, bukan pemeriksaan yang melibatkan banyak ahli di satu tempat,"ungkapnya kepada Kompas Health di Jakarta.

Kebutuhan pemeriksaan di klinik tumbuh kembang, kata Prof Nugroho, sebenarnya semakin tinggi. Data klinis menyebutkan, 10-15 persen bayi yang dilahirkan di Jakarta mengalami kelainan, dan mereka membutuhkan terapi. Kelainan pada bayi ini di antaranya berupa kelainan sensori, motorik, kognitif.

Bayi BBLR, prematur, atau bayi dengan kondisi tertentu yang dirawat di NICU/PICU berisiko tinggi mengalami kelainan atau gangguan tumbuh kembang ini.

"Gangguan tumbuh kembang ada indikasinya dan diperlukan screening medis untuk mengetahuinya," terangnya.

Orangtua perlu mewaspadai berbagai indikasi ini. Kewaspadaan terhadap gangguan tumbuh kembang sebenarnya perlu ditingkatkan di tiga bulan pertama sejak bayi dilahirkan. Jika orangtua menemukan ada kelainan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Pemeriksaan biasanya dilakukan dua sampai tiga kali. Setelah ada diagnosa, tahapan berikutnya adalah terapi, yang bisa berlangsung tahunan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.