Kompas.com - 10/10/2013, 16:46 WIB
Ilustrasi minum air ShutterstockIlustrasi minum air
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com -Haus memang merupakan tanda-tanda tubuh kekurangan cairan sehingga dapat menjadi pengingat untuk minum. Namun sebenarnya, minum perlu dilakukan bahkan sebelum tubuh merasa haus.

Pakar fisiologi dari Universitas Arkansas dr Stavros Kavouras mengatakan, haus merupakan pertanda awal tubuh mengalami dehidrasi. Haus terjadi di saat tubuh mulai kehilangan 1-3 persen berat badannya karena menurunnya kadar air dalam tubuhnya.

"Dehidrasi ringan sudah dapat menyebabkan berkurangnya konsentrasi. Maka janganlah tunggu hingga tubuh mengalami dehidrasi untuk minum," ucapnya dalam Inagurasi dan Konferensi Pers Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Kamis (10/10/2013) di Jakarta.

Air, kata dia, merupakan kebutuhan gizi makro yang dibutuhkan dalam jumlah besar. Untuk orang dewasa sehat, kebutuhan air bisa mencapai 2000-2500 mL per harinya.

Pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Inge Permadhi, Sp.GK mengatakan, jumlah kebutuhan air tersebut dapat dipenuhi dengan minum air ataupun mengonsumsi makanan yang mengandung air.

"Biasanya dengan minum air kita bisa mencukupi 1500-1800 mL, dan dari makanan bisa 500-800 mL," katanya Humas IHWG ini.

Inge menyarankan, untuk mencapai jumlah kebutuhan air, seseorang perlu minum air setiap satu jam. Setiap mengeluarkannya melalui urin ataupun keringat, sebaiknya segera diganti dengan minum lagi. 

Sementara itu, air juga dapat dipenuhi dari minuman-minuman lain seperti teh, susu, jus buah, atau minuman-minuman dengan rasa lainnya. Hanya saja, menurut Inge, minuman-minuman tersebut dapat "membebani" tubuh karena kandungan gulanya.

"Minuman manis memang dapat membantu menghidrasi tubuh. Namun gula yang dikandungnya dapat meningkatkan konsumsi gula sehari-sehari," tegasnya.

Konsumsi gula berlebihan diketahui berperan dalam peningkatan risiko penyakit-penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus atau penyakit jantung. Ini karena gula bersifat toksik dan mempercepat penuaan sel. Maka Kementerian Kesehatan merekomendasikan untuk membatasi konsumsi gula tidak lebih dari 2,5 sendok makan per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.