Kompas.com - 26/10/2013, 12:17 WIB
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri

Orang yang berisiko tinggi kanker paru juga perlu waspada jika sering mengalami keluhan nyeri punggung, rematik, karena bisa jadi kanker mengarah ke rulang. Sering sakit maag juga bisa mengarah pada metastasis di liver.

"Kadang muncul metastasis atau penyebab terlebih dahulu, setelah pemeriksaan baru diketahui terkena kanker paru," ungkapnya.

Obat belum manjur
Deteksi dini dan waspada pada sejumlah keluhan menjadi penting karena meski penelitian obat kanker paru terus berjalan, hingga kini belum ada obat yang manjur.

Prof Anwar menerangkan, kanker paru termasuk yang tidak begitu responsif terhadap obat. Hingga kini, belum ada obat yang manjur untuk mengejar cepatnya pembelahan sel pada kanker paru.

Untuk pengobatan, pasien kanker paru masih bergantung pada kemoterapi, jumlahnya 80 persen. Sementara 20 persen mengandalkan targeted therapy. Di RSKD bahkan sudah dilakukan cryo therapy.

"Terapi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Pengobatan kanker paru juga sangat bergantung pada tingkat stadiumnya," terang prof Anwar.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.