Waspadai 5 Penyakit Ini pada Musim Hujan

Kompas.com - 01/11/2013, 08:54 WIB
Awan mendung menyelimuti kawasan Ibu Kota Jakarta, 9 Juni 2013. Indonesia secara teratur terkena banjir dan tanah longsor yang mematikan, dan hujan lebat yang menyebabkan banjir di ibu kota pada bulan Januari yang menewaskan 32 orang. AFP PHOTO / ROMEO GACADAwan mendung menyelimuti kawasan Ibu Kota Jakarta, 9 Juni 2013. Indonesia secara teratur terkena banjir dan tanah longsor yang mematikan, dan hujan lebat yang menyebabkan banjir di ibu kota pada bulan Januari yang menewaskan 32 orang.
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com —
Datangnya musim hujan menyebabkan perubahan pada suhu lingkungan. Tidak hanya pada manusia, perubahan suhu juga berdampak pada kehidupan mikroba yang tersebar di lingkungan sekitar.

Pada beberapa jenis mikroba, perubahan ini menyediakan kemudahan untuk berkembang biak. Akibatnya, mikroba makin mudah menginfeksi tubuh dan menyebabkan sakit.

Menurut internis, dr Irsyal Rusad, Sp PD, MH, ada beberapa penyakit yang patut diwaspadai saat musim hujan. Kelima penyakit menyerang siapa saja tanpa memandang seseorang.

Faktor kebersihan menjadi jurus utama dalam pencegahan infeksi kuman penyebab kelima penyakit tersebut.

"Jangan lupa cuci tangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Makanan pastikan selalu diberi penutup sehingga aman dari serangan lalat," kata dokter pengasuh Rubrik Konsultasi Penyakit Dalam Kanal Kompas Health itu.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk selalu makan hidangan bergizi dan berolahraga. Pola hidup sehat akan memperkuat daya tahan sehingga menghalau berbagai serangan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Berikut adalah lima penyakit yang perlu diwaspadai saat datangnya musim hujan.

1. Diare

Penyakit yang ditandai buang air besar cair berkali-kali ini disebabkan sekelompok bakteri. Beberapa bakteri yang menyebabkan bakteri antara lain Shigella dysentria, Salmonella Spp, Compylobacter jejui, Escherichia coli (E coli), dan Entamoeba histolytica. Bakteri ini menginfeksi saluran usus sehingga menyebabkan tinja cair dan berlendir. Bila mengalami diare, Anda disarankan segera ke dokter dan banyak mengonsumsi cairan.

2. Tifus

Tifus adalah penyakit yang ditandai demam hingga 39-40 derajat celsius. Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella typhi yang masuk ke saluran cerna melalui mulut, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar.

Kuman menyebar melalui muntah dan kotoran penderita yang terbawa di kaki lalat, yang kemudian mengontaminasi makanan. Sebagian besar kuman sebetulnya mati saat memasuki saluran pencernaan karena terkena asam lambung. Namun, kuman yang masih hidup ternyata mampu menginfeksi usus halus dan menyebabkan demam tifus.

Penderita demam tifus sebaiknya segera menjalani pengobatan dan menjalani bed rest. Istirahat selama 7-14 hari membantu tubuh lekas pulih.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X