Kompas.com - 25/11/2013, 19:12 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com —
Generasi muda Indonesia ternyata lebih takut hamil dibandingkan tertular berbagai penyakit akibat berhubungan seksual tanpa pengaman, termasuk terinfeksi HIV. Hal ini bisa dilihat pada survei yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPA-Nasional), yang dilakukan pada remaja berusia 18-24 tahun pada 2013.
 
Pada survei ini, hanya 4 persen remaja pria dan wanita yang mengaku takut terinfeksi virus dan penyakit mematikan, misalnya HIV dan AIDS. Sementara sisanya lebih takut pada kehamilan yang tidak diinginkan. Padahal, virus HIV penyebab AIDS menyerang kekebalan tubuh sehingga korbannya lebih mudah terinfeksi penyakit lain.
 
Hal ini tentu memprihatinkan, apalagi data dari KPA Nasional hingga Juni 2013 menunjukkan ada 1.996 kasus infeksi HIV baru pada usia 15-24 tahun. Sementara jumlah penderita penyakit AIDS sejak 2008 hingga Juni 2013 adalah 28,8 persen penduduk Indonesia pada rentang usia 20-29 tahun.
 
Menurut dr Ulul Albab dari Persatuan Anggota Muda Obstetri dan Ginekologi (PAOGI), fenomena ini merupakan sinyal pentingnya memberikan edukasi soal penggunaan pengaman saat berhuhungan seksual. Kondom ini tentunya tidak lantas melegalkan seks pranikah pada generasi muda, tetapi bertujuan melindungi diri dan pasangan dari berbagai penyakit mematikan.
 
"Ingat infeksi virus HIV tidak langsung ketahuan. Infeksi ini butuh waktu 5 tahun sebelum terlihat. Bila diketahui positif HIV pada usia 20 tahun, infeksinya sejak usia 15 tahun. Virus ini juga menyerang tanpa pandang usia," katanya pada seminar Lindungi Generasi Muda dari HIV/AIDS pada Senin (25/11/2013).
 
Minimnya pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS juga diakui Koordinator Pelaporan KPA Nasional, Djadjat Sudrajat. Dalam suatu survei yang dilakukan di suatu sekolah di Jakarta, kurang dari 50 persen siswa yang mengetahui HIV dan AIDS dengan benar. Umumnya, pengetahuan diperoleh dari berbagai info dan stigma di seputar masyarakat, yang belum diyakini kebenarannya.
 
Hal ini diperkuat survei yang menyatakan, 84 persen remaja di Jakarta memerlukan info seputar HIV dan AIDS yang mampu menjawab keingintahuannya. "Anggapan seks atau kondom adalah sesuatu yang tabu masih berlaku di masyarakat. Padahal keduanya harus diajarkan sejak dini sehingga remaja bisa tahu dan membentengi diri dari pengaruh buruk berhubungan seks dini," kata Djadjat.
 
Terinfeksi HIV maupun hamil di luar nikah sebetulnya sama-sama menimbulkan risiko bagi masa depan remaja akibat hubungan seks dini. Namun, risiko keduanya bisa ditekan bila remaja mengetahui perihal kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi, termasuk kondom, saat berhubungan seksual. Ulul mengatakan, edukasi tentang seks dan kondom sampai saat ini selalu disambut antusias.
 
"Tentunya kita tidak hanya membawa masalah kondom, tapi juga kesehatan reproduksi dan infeksi HIV. Kami sudah melakukan di 5 SMA di Jakarta dan selalu disambut antusias. Kami akan melakukannya di SMA lain, termasuk di luar Jakarta," kata Ulul.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.