Kompas.com - 26/11/2013, 12:14 WIB
Ilustrasi sel otak ShutterstockIlustrasi sel otak
EditorAsep Candra

Kebiasaan makan yang baik dan sehat harus dibentuk sedini mungkin. Pasalnya, kebiasan makan anak hinga dewasa akan menentukan kondisi kesehatannya kelak. Setelah mendapatkan ASI eksklusif dari usia 0-6 bulan, perkenalkan dengan makanan pendamping ASI. Di masa ini secara bertahap sesuai usia perkenalkan beragam jenis makanan. Dengan demikian, lidah memiliki banyak referensi rasa sehingga tak hanya menyukai satu rasa.

- Biasakan makanan agar bervariasi

Terkadang saat mengenalkan suatu makanan, anak kelihatan tak suka. Bila hal ini terjadi, jangan menyerah dan menghilangkan dari daftar menu makanan. Justru tetap dicoba diberikan agar anak terbiasa. Perlu dimaklumi karena lidah belum terbiasa. Trik yang bisa dilakukan, berikan makan baru itu selama dua atau tiga hari berturut sehingga lidah terbiasa. Upaya ini dilakukan agar anak tak menjadi pemilih makanan. Kemudian, tetap perkenalkan beragam makanan sehingga kebutuhan gizinya selalu terpenuhi dan tumbuh kembangnya jadi optimal.

- Buat jadwal makan

Selain memerhatikan menu makan yang bergizi, perhatikan pula jadwal makannya. Dengan begitu, anak lebih teratur serta membentuk kebiasaan makan yang baik. Buatlah jadwal mulai dari waktu sarapan, makan siang dan makan malam. Begitu juga jadwal makan camilan. Sebaiklah pilih camilan yang sehat. Berikan penjelasan tentang jadwal makan ini sesuai bahasa yang dipahami anak. Misalnya, pulang sekolah jadwalnya makan siang. Bila anak sudah lebih besar, buat papan jadwal bergambar kartun favoritnya. Dengan melibatkan anak saat menyusun jadwal harian, ia merasa dihargai sekaligus bertangung jawab akan pelaksanaan jadwal harian tersebut.

Nah, untuk menciptakan sumber daya berkualitas diperlukan status gizi yang baik.  sementara, untuk mendapatkan status gizi keluarga yang baik diperlukan pengetahuan, kemampuan dan perilaku gizi yang baik. dalam hal ini, perilaku gizi yang baik dan benar adalah perilaku untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan, baik ragam maupun kualitasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.