Kompas.com - 04/12/2013, 11:05 WIB
shutterstock
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Sejumlah ilmuwan di Australia sedang mengembangkan konsep "pil kontrasepsi pria" yang dapat membuat laki-laki menikmati kehidupan seksualnya seumur hidup tanpa harus khawatir membuat perempuan hamil.

Hal ini bisa dilakukan karena para peneliti menemukan cara yang dapat menghentikan aliran sperma ketika ejakulasi, tanpa memengaruhi fungsi seksual.

Dalam sebuah percobaan yang dilakukan pada binatang, sperma dapat "tetap tersimpan" selagi berhubungan seksual.

Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Pencarian terhadap pil kontrasepsi untuk pria selama ini banyak difokuskan pada cara terbaik agar pria memproduksi sperma yang tidak berfungsi.

"Namun, sejumlah obat-obatan untuk tujuan ini memiliki efek samping yang tidak bisa ditoleransi," kata dr Sabatino Ventura, salah satu peneliti di Monash University.

Obat bisa memicu ketidaksuburan, memengaruhi gairah seksual, atau bahkan dapat mengakibatkan perubahan permanen terhadap produksi sperma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua jenis obat

Namun, para ahli dari Monash University menggunakan pendekatan yang berbeda.

Biasanya, sperma akan dipindahkan dari tempat penyimpanan vas deferens di testis sebelum ejakulasi terjadi. Namun, tim peneliti melakukan rekayasa genetika pada tikus sehingga hewan ini tidak dapat mengeluarkan sperma dari vas deferens.

"Sperma tinggal di kantong penyimpanan sehingga ketika tikus ejakulasi tidak ada sperma, dan mereka tidak subur," ujar dr Ventura kepada BBC.

"Hal ini mudah dibalikkan kembali dan kualitas sperma tidak terpengaruh. Tetapi, kita perlu menunjukkan bahwa kita dapat melakukan dengan menggunakan obat, mungkin dengan dua jenis obat," tambahnya

Sejauh ini, kelompok peneliti telah mengubah DNA tikus untuk menghentikan kemampuan hewan itu memproduksi dua protein yang dibutuhkan untuk memindahkan sperma.

Sekarang peneliti tengah berupaya menemukan dua jenis obat yang dapat menimbulkan efek yang sama. Salah satu dari dua obat tersebut sudah dikembangkan dan telah digunakan bertahun-tahun untuk mengatasi pasien yang mengalami  pembesaran prostat. Tetapi, untuk menemukan obat kedua, peneliti perlu bekerja keras melalui penelitian yang diperkirakan rampung dalam selama 10 tahun mendatang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.