Kompas.com - 16/12/2013, 07:28 WIB
Ilustrasi obat generik ShutterstockIlustrasi obat generik
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com-Tidak seperti negara lain yang memiliki satu obat generik, Indonesia memiliki dua jenis, yaitu obat generik berlogo (OGB) dan obat generik bermerek. Obat generik bermerk bisa didapatkan di apotik dan warung terdekat dengan aneka kemasan dan nama dagang. Sedangkan OGB dilambangkan simbol lingkaran hijau bertuliskan GENERIK dan dikemas sederhana, misalnya per strip isi 12 butir.
 
OGB biasanya dinamai dengan zat aktif dalam obat misal parasetamol. Walau keduanya memiliki kualitas yang sama, namun obat generik bermerek lebih mahal 40-200 kali dibanding OGB.

“Keduanya memiliki bahan aktif yang sama sehingga khasiat yang dihasilkan sama. Namun obat generik bermerek membutuhkan biaya promosi dan pengemasan karena itu harganya lebih mahal,” kata pemerhati masalah obat dan kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Iwan Dwi Prahasto pada KOMPAS Health.

 
Obat jenis generik bermerek, kata Iwan, sebetulnya merupakan branding image perusahaan obat untuk dekat dengan masyarakat. Tentunya dibutuhkan promosi dan pengemasan untuk mendekatkan brand tersebut kepada masyarakat.
 
Kondisi ini, jelas Iwan, sebetulnya sudah terjadi sejak dulu saat penerbitan surat keputusan terkait peredaran obat generik yaitu SK Menteri Kesehatan RI nomor 085/Menkes/1989. Pada akhirnya, pemerintah menempatkan logo untuk memudahkan masyarakat mengenali OGB. Obat generik yang dimaksud dalam SK tersebut sebetulnya adalah OGB.
 
Lebih lanjut Iwan mengatakan, kondisi ini dikarenakan Indonesia yang tidak memiliki sistem asuransi kesehatan. Padahal selain mengatur pelayanan kesehatan, sistem ini juga mengatur pengoabatan yang diterima masyarakat. Dengan sistem ini pengobatan siatur seefektif mungkin, sehingga masyarakat tidak perlu membayar mahal untuk kualitas yang baik.
 
Menghadapi kondisi ini, Iwan menyarankan segera dilakukan perbaikan pada sistem tata niaga obat. Perbaikan ini akan menyudahi kebingungan masyarakat terhadap obat generik. Masyarakat juga tidak perlu membayar mahal untuk obat yang sebetulnya berkualitas sama, hanya beda pengemasan.
 
Perbaikan inilah yang akan dilakukan melalui formularium nasional (fornas) yang merupakan penyedia obat untuk sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014. Melalui fornas dengan harga yang ditentukan pemerintah, masyarakat akan mendapatkan pengobatan yang paling efektif. Tentunya harga ini disesuaikan dengan paket pengobatan INA-CBG’s yang digunakan JKN 2014.
 
“Pada 2019 nanti diharapkan obat generik bermerek tidak lagi ada dan digantikan OGB. Sehingga masyarakat bisa menikmati pengobatan yang lebih bermutu tanpa tercekik biaya,” kata Iwan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akathisia
Akathisia
PENYAKIT
Sakit Lutut
Sakit Lutut
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.