FDA: Sabun Antiseptik Tak Ampuh Bunuh Kuman

Kompas.com - 17/12/2013, 09:15 WIB
ilustrasi mandi shutterstockilustrasi mandi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

"Kami tidak memiliki bukti bahwa (sabun antiseptik) itu benar-benar (efektif melebihi) sabun sederhana dan air," imbuh Kweder.

Namun seorang juru bicara produk sabun antiseptik mengatakan FDA punya data yang menunjukkan manfaat penggunaan produk-produk yang menggunakan zat antiseptik ini.

FDA memperkirakan perusahaan produsen sabun antiseptik butuh 112,2 juta hingga 368,8 juta dollar AS untuk mematuhi peraturan baru ini, termasuk mendata produk dan menghapus klaim pemasaran melalui pihak ketiga.

Aturan baru FDA tidak berlaku untuk produk pencuci tangan yang sebagian besar menggunakan alkohol sebagai bahan anti-kuman-nya alih-alih zat kimia anti-bakteri.

FDA akan mulai menerima data dari perusahaan dan para peneliti dalam setahun ke depan, sebelum seluruh aturan diterapkan penuh.

Penelitian 40 tahun

Desakan untuk mengkaji ulang penggunaan triclosan, triclocarban, dan bahan kimia sejenis untuk sabun sudah mengemuka selama 40 tahun terakhir.

Pemerintah Amerika akhirnya hanya mempublikasikan temuan dari "pertempuran" tiga tahun dengan Natural Resources Defense Council, kelompok lingkungan hidup yang menuduh FDA menunda tindakan atas penggunaan bahan kimia yang punya potensi bahaya ini.

Triclosan ditemukan di sekitar 75 persen sabun cair anti-bakteri dan pembasuh badan yang dijual di Amerika Serikat. FDA juga mengatakan 93 persen produk sabun mengandung triclosan atau triclocarban.

Untuk sementara aturan ini baru berlaku untuk produk kebersihan pribadi. Implikasi lebih luas akan muncul di industri senilai lebih dari 1 miliar dollar AS atau Rp 12 triliun, mencakup ribuan produk antibakteri untuk pisau dapur, mainan, dot, dan pasta gigi.

Halaman:

Sumber AP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X