Pilih Suplemen Sehat Saat Kerja Lembur

Kompas.com - 17/12/2013, 11:54 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com - Setiap pekerjaan memiliki risiko dan tuntutan. Tak jarang di antaranya  harus bekerja lembur demi mengejar target.  Tak terkecuali di kalangan pekerja industri kreatif yang menggantungkan diri pada ide segar dan baru.

Demi menggali ide ini, tak jarang seorang pekerja mengonsumsi suplemen untuk menunjang kinerja mereka.  Diakui oleh Alia dan Miranda, dua perempuan yang bekerja sebagai copywriter, kehidupan pekerja kreatif yang rawan akan stres membuat mereka tidak lepas dari konsumsi suplemen.

"Saya memang mengonsumsi kopi. Tapi saya sendiri membuat janji untuk tidak konsumsi lebih dari 1 gelas per hari," kata Miranda saat dihubungi KOMPAS Health pada Senin (16/12/2013).

Hal senada dikatakan Alia, yang mengatakan kerap berderbar-debar bila mengkomsumsi kafein berlebih. Alia memilih air putih dan camilan sebagai pengganjal rasa kantuk bila deadline kian mendekat. Bila rasa kantuk datang, Alia memilih tidur selama 20-30 menit dengan memasang alarm

Menurut dokter pemerhati gaya hidup, Grace Judio-Kahl, konsumsi suplemen, terutama yang berkafein, memang membuat tubuh tetap terjaga. Namun konsumsi ini tidak baik untuk tubuh, karena meningkatkan kerja jantung hingga menyebabkan rasa berdebar.

"Konsumsi kafein akan meningkatkan kerja saraf simpatik pada tubuh. Saraf inilah yang kemudian membuat tubuh lebih terjaga dan selalu dalam kondisi 'on.' Namun pada sebagian orang konsumsi kafein berlebih akan meningkatkan kerja jantung hingga berdebar-debar," kata  Grace.

Konsumsi kafein, kata Grace, sebaiknya tidak lebih dari 400 miligram per hari. Jumlah ini setara dengan 3 cangkir kopi per hari. Namun jumlah ini bisa berubah bergantung tingkat kepekatan dan ketahanan tubuh.

Bila satu cangkir sudah menimbulkan rasa berdebar-debar, Grace menyarankan untuk segera berhenti mengkonsumsi minuman hitam tersebut.

Daripada kafein, Grace menyarankan pekerja lembur mengkonsumsi suplemen multivitamin.

"Vitamin akan membentengi tubuh dari reaksi peradangan akibat antioksidan dan radikal bebas. Dengan konsumsi multivitamin, maka tubuh pekerja yang kerap lembur bisa tetap sehat," kata Grace.

Jangan terlalu banyak camilan tepung

Selain konsumsi suplemen non kafein, Grace juga menyarankan untuk tidak mengkonsumsi camilan berbahan tepung dan minyak. Konsumsi camilan tersebut berisiko meningkatkan peradangan, akibat banyaknya radikal bebas yang memicu reaksi oksidatif di dalam tubuh.

"Daripada konsumsi junkfood, lebih baik konsumsi sayur dan buah. Daging buah aneka warna mengandung lebih banyak antioksidan dibanding sayuran," kata Grace.

Banyaknya kandungan antioksidan buah bisa dilihat dari cepatnya daging berubah warna menjadi kecoklatan. Semakin cepat daging buah berubah warna, maka kandungan antioksidan makin rendah.

Grace juga menyarankan pekerja lembur tidak mengkonsumsi terlalu banyak gula. Konsumsi gula lebih dari 3 sendok makan per hari meningkatkan risiko resistensi insulin hingga menjadi diabetes


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X