Kompas.com - 26/12/2013, 13:37 WIB
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com - Meski bukan penyakit yang asing, terkena flu atau demam tetap tidak menyenangkan. Namun bukan berarti kedua gangguan ini tidak bisa diajak berdamai. Dengan ketahanan yang lebih baik, maka tubuh bisa berdamai dengan beberapa mikroba penyebab demam dan flu. Berikut beberapa kegiatan  yang terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah tubuh terjangkiti flu.

1. Pijat.
Pijat, baik yang diberikan orang berlengan kuat atau seorang profesional, terbukti mengakibatkan otot lebih rileks. Pijat menurunkan produksi hormon stres yang disebut kortisol, dan meningkatkan respon sistem imun tubuh.

Hal ini sesuai hasil riset pada 2010 yang dilakukan Cedears-Sinai. Dalam studi ini, sejumlah orang dewasa mendapat pijatan ala Swedia secara teratur selama lima minggu. Hasilnya, jumlah lymphocytes para responden meningkat. Lmphocytes adalah bagian dari sel darah putih yang berperan aktif memerangi organisme penyebab sakit. Studi lain menunjukkan bentuk lain sentuhan, seperti pelukan atau genggaman tangan, bisa mengurangi hormon stres dalam tubuh.

2. Menonton film lucu.
Tawa terbukti bisa memicu sel pelindung tubuh, yang disebut T cells. T kependekan dari thymus dan merupakan kunci pengatur sistem pertahanan tubuh.

Tinjauan riset pada 2009 berjudul  Evidence-Based Complementary Medicine mengatakan, riset yang menghubungkan kegembiraan dan imunitas bersifat tentatif. Maksudnya, sulit untuk mengukur seberapa besar tawa bisa memengaruhi kesehatan seseorang. Yang jelas tawa memang berefek pada sistem daya tahan tubuh.

3. Berfikir positif.
Berfikir positif lebih baik untuk tubuh dibanding mengkhawatirkan cuaca, jadwal yang tak ada habisnya, atau orang-orang sakit di sekitar kita. Berfikir positif akan memicu ketahanan tubuh menjadi lebih baik.

Menurut psikolog, Carl Charnetski, yang juga penulis Feeling Good Is Good for You, ada hubungan signifikan antara persepsi kegembiraan dengan kemampuan tubuh memerangi penyakit. Terutama pada kondisi stres jangka pendek. Berfikir positif dan tetap optimistis, berdampak lebih baik pada sistem ketahanan tubuh.

Hal serupa juga pernah dimuat pada jurnal Brain, Behavior, and Immunity pada 2005. Beberapa riset juga membuktikan, optimistis berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

4. Berhubungan seks rutin tiap minggu.
Hasil riset Wilkes University di Pennsylvania pada 1999 melaporkan, responden yang berhubungan seks satu atau dua kali tiap minggunya, memiliki level immunoglobulin A lebih tinggi pada liurnya. Immunoglobulin A merupakan antibodi yang membantu tubuh memerangi virus penyebab flu.

Dengan hasil ini, responden yang rutin berhubungan seks rutin tiap minggunya memiliki daya tahan tubuh lebih baik dalam memerangi flu. Saat berhubungan seks pastikan selalu melakukannya dengan pasangan yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber MSN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.