Kompas.com - 16/01/2014, 12:55 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
Penulis Wardah Fajri
|
EditorAsep Candra
KOMPAS.com - International Diabetes Federation (IDF) mengungkapkan lebih dari 371 juta orang di dunia yang berumur 20-79 tahun memiliki diabetes.

Di Amerika, sekitar 24 juta orang mengidap diabetes, hampir enam juta orang tidak menyadari telah memiliki penyakit ini. Sekitar 57 juta diperkirakan mengalami pradiabetes.

Dalam sebuah acara di Jakarta September 2013 lalu, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen P2PL) Kemenkes RI, Tjandra Yoga Aditama, mengatakan Indonesia merupakan negara urutan ke-7 dengan prevalensi diabetes tertinggi, di bawah Cina, India, USA, Brazil, Rusia dan Mexico.

Meski prevalensi diabetes terus meningkat, kondisi ini bisa dicegah. Para peneliti menemukan sejumlah makanan yang bisa membantu mencegah kondisi pradiabetes.

* Lebih banyak konsumsi vitamin C.
Studi di Eropa menemukan bahwa orang yang lebih banyak mengonsumsi vitamin C memiliki insidensi diabetes lebih rendah. Meski begitu temuan ini tidak secara jelas mengungkap keterkaitan vitamin C dengan diabetes. Sumber terbaik vitamin C di antaranya jeruk, strawberry, brokoli.

* Rempah cegah peradangan.
Peneliti dari University of Georgia menguji 24 jenis herbal dan rempah. Hasilnya, tanaman herbal bisa mencegah inflamasi yang terkait dengan diabetes. Dari berbagai jenis herbal, cengkeh dan kayu manis masuk dalam rangking teratas.

* Rendam beras semalaman.
Menurut ahli dari Medical College of Georgia, sebuah senyawa yang membantu pertumbuhan padi dapat mengurangi kerusakan saraf dan pembuluh darah akibat. Rendam beras kering dalam air semalam, untuk memunculkan senyawa ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.