Kompas.com - 26/01/2014, 21:38 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com
- Bila ingin memiliki keturunan sebaiknya pasangan suami istri tidak menunda program kehamilan hingga usia sang istri lebih dari 35 tahun. Pasalnya, semakin tua usia seorang wanita, maka semakin sulit baginya untuk memperoleh masa subur.

"Semakin tua, jumlah sel telur seorang wanita akan semakin sedikit. Itulah kenapa wanita yang berusia di atas 35 tahun biasanya sudah mulai menurun tingkat kesuburannya," ujar dokter spesialis kebidanan Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Gita Pratama saat dihubungi Kompas Health, Minggu (26/1/2014).

Tomi, panggilannya, menjelaskan, wanita umumnya setiap bulan mengalami siklus haid yang berarti peluruhan sel telur tidak dibuahi. Semakin banyak siklus tersebut terjadi akan semakin banyak pula sel telur yang mereka keluarkan.

Meskipun wanita sepanjang hidupnya rata-rata memiliki 400.000 buah sel telur dan mengalami sekitar 400 kali ovulasi sebelum menopause, namun jumlah sel telur akan menurun secara signifikan setelah usia 35 tahun.

"Inilah mengapa setelah melewati usia tersebut, wanita juga kerap mulai mengalami gangguan haid, seperti siklus yang bertambah panjang," jelas Tomi.

Bahkan, lanjut dia, lama kelamaan wanita hanya akan mengalami haid tiga sampai empat bulan sekali, tidak setiap bulan. Namun kondisi tersebut baru terjadi jika sudah mendekati usia menopause.

Tomi menekankan, jika pasangan suami istri yang berusia di atas 35 tahun tengah dalam program kehamilan dan belum kunjung berhasil dalam kurun waktu enam bulan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Alasannya, ditakutkan fungsi reproduksi keduanya, khususnya sang istri sudah menurun sehingga butuh penanganan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun jika usia pasangan masih di bawah 35 tahun, sebaiknya setelah setahun belum berhasil barulah pergi ke dokter," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Presbiopia
Presbiopia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.