Kompas.com - 29/01/2014, 14:42 WIB
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri

MacKay juga mengkritisi penelitian baru tersebut yang mendasari survei dengan label suplemen tanpa mengidentifikasikan atau mengaitkan penggunaan produk suplemen pada anak pengaruhnya terhadap kesehatan.

"Saya pikir para orangtua sebaiknya mencermati label suplemen, dan menyesuaikan apakah level vitamin sesuai dengan rekomendasi harian, lalu berkonsultasi dengan petugas medis," ujar MacKay.

Sementara, Paul Offit, kepala bagian penyakit infeksi di Children's Hospital Philadelphia, mengingatkan bahwa studi baru tersebut berasumsi label suplemen tidak memberikan informasi yang tepat.

"Label tersebut belum tentu benar," ungkapnya, menambahkan di rumah sakit tempatnya berpraktik juga ditemukan adanya inkonsistensi pada label suplemen.

Offit, yang tidak terlibat dalam penelitian, juga mengatakan RDA cenderung menerapkan level tinggi kebutuhan vitamin yang rata-rata seorang anak butuhkan setiap harinya. Sehingga para orangtua akan mencari berbagai cara agar anak-anak mereka terpenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisinya dari asupan harian mereka.

"Hati-hati memasukkan apa pun ke mulut anak. Sebaiknya orangtua diskusi dengan dokter anaknya sebelum memberikan vitamin," saran Offit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.