Kompas.com - 31/01/2014, 14:42 WIB
Ilustrasi emosi shutterstockIlustrasi emosi
|
EditorWardah Fajri

KOMPAS.com - Tinggi badan rupanya berhubungan dengan perasaan negatif pada diri sendiri. Sebuah studi baru yang dipublikasi dalam jurnal Psychiatry Today menemukan, orang yang secara virtual "diturunkan" tinggi badannya cenderung untuk merasa rendah diri dan mudah curiga.

Dalam studi tersebut, para peneliti asal Inggris melakukan analisa terhadap 60 wanita dewasa yang menggunakan stimulasi virtual sehingga menurunkan tinggi pandangan. Artinya, di dalam percobaan tersebut, peserta studi memiliki tinggi badan yang lebih pendek dalam sebuah perjalanan virtual.

Para peserta "dibawa" untuk berjalan-jalan di jalan bawah tanah di London. Pada perjalanan pertama, tinggi peserta tidak dikurangi, namun pada perjalanan kedua, tinggi mereka dikurangi sekitar 25 cm.

Peserta pun diminta untuk memberikan komentar pengalamannya untuk kedua perjalanan virtual mereka. Mereka melaporkan, ada peningkatkan perasaan negatif seperti merasa tidak mampu, rendah diri, dan tidak disukai di perjalanan kedua.

Mereka juga menunjukkan peningkatan perasaan paranoia terhadap orang-orang yang berada di sekelilingnya dalam perjalanan virtual. Faktanya, sebagian besar peserta tidak menyadari bahwa tinggi badannya dikurangi di perjalanan yang kedua.

Peneliti mengatakan, perjalanan virtual dapat mewakili pejalanan di kehidupan sebenarnya. Peserta pun kebanyakan berlaku sama seperti realita. Mereka mencatat, peserta cenderung mudah curiga sehingga memicu mereka mengalami paranoia di tubuh yang lebih pendek.

"Ini menunjukkan, rasa curiga yang berlebihan pada orang lain secara langsung membentuk perasaan negatif pada diri sendiri," ujar ketua studi Daniel Freeman, profesor di University of Oxford.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.