Saudara Kembar Hadapi Tantangan Ganda

Kompas.com - 13/02/2014, 11:12 WIB
Psikoterapis dan penulis Joan Friedman (kiri) mengatakan bahwa ketika ia dan kembarannya, Jane kecil, mereka diperlakukan seperti bintang. VOAPsikoterapis dan penulis Joan Friedman (kiri) mengatakan bahwa ketika ia dan kembarannya, Jane kecil, mereka diperlakukan seperti bintang.
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Joan Friedman paham betul bahwa menjadi orang kembar dapat menjadi berkah sekaligus kutukan. Psikoterapis tersebut, yang memiliki spesialisasi dalam isu kembar, memiliki saudara kembar dan merupakan ibu dari anak kembar.

Meski memiliki sahabat dekat seumur hidup itu menyenangkan, ujarnya, sebagian besar saudara kembar dewasa kesulitan menghadapi hidup sebagai lajang.

Ketika Friedman dan saudara perempuan kembar identiknya, Jane, masih kecil, sekitar 25 tahun yang lalu, jumlah orang kembar masih sedikit.

“Kami jadi bintang dan mendapat banyak perhatian," ujar Friedman. "Orang-orang mengenali kami sebagai si kembar Friedman. Namun saat kami beranjak dewasa kami ingin memiliki identitas sendiri. Orang-orang tidak tahu kami siapa. Kami seperti diperhatikan namun tidak dikenal."

Seperti banyak orang kembar lainnya saat itu, dan bahkan sekarang, Joan dan Jane berpakaian mirip dan selalu bersama. Mereka terpisah pertama kalinya saat kuliah.

"Masa penyesuaian itu sangat sulit. Tiba-tiba saja saya menjadi lajang yang tidak memiliki persiapan apapun," ujarnya.

Jumlah anak kembar semakin banyak, menurut Friedman, karena kemajuan dalam perawatan kesuburan.

"Saya kira data statistik terbaru adalah satu dari 33 kelahiran adalah bayi kembar. Pada 1980an, saya rasa hanya satu dari 90 kelahiran," ujarnya.

Saudara kembar seringkali diperlakukan sebagai setengah dari satu bagian, dibandingkan sebagai individu-individu yang terpisah.

"Orang-orang khawatir bahwa jika saudara kembar dipisahkan, maka hubungan antar mereka akan pecah, dan Anda mencampuri cinta di antara mereka," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X