Kompas.com - 13/02/2014, 11:27 WIB
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com - Kualitas dan kuantitas sperma ditentukan oleh bagaimana proses pembentukan sperma terjadi pada diri seorang pria. Faktor hormon testosteron jelas memegang peranan sangat penting. Fungsi hormon ini bisa terganggu karena beberapa faktor, salah satunya kelelahan.

Selain faktor hormon, hal lain yang memengaruhi produksi sperma di antaranya infeksi di organ kelamin, nutrisi, dan stres yang berkepanjangan. Stres dapat berupa stres fisik atau psikis. Karena stres makan produksi hormon menjadi terganggu dan tidak optimal berfungsi pada proses pembentukan sperma.

Menurut Wimpie Pangkahila, Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), kelelahan yang berlebihan dapat menghambat berbagai fungsi organ tubuh, termasuk fungsi hormon dan metabolisme tubuh. Kalau kelelahan sampai mengganggu, mungkin saja kemudian menghambat produksi sperma sehingga menjadi tidak normal.

Karena itu, agar kondisi tubuh berfungsi normal dan optimal, diperlukan gaya hidup yang sehat. Dalam kaitan dengan kelelahan, mestinya kelelahan yang berlebihan harus dihindari.

Harus ada keseimbangan antara kesibukan dan istirahat. Gaya hidup yang lain meliputi cukup nutrisi, hindari bahan yang bersifat racun bagi tubuh, dan dapatkan pengobatan bila memang tubuh memerlukan.

Tetapi untuk memastikan bagaimana keadaan kesuburan seorang pria, perlu dilakukan pemeriksaan.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.