Kompas.com - 11/03/2014, 11:27 WIB
Insinyur biomedis Northwestern University Patrick Kiser memegang cincin intravaginal - yang pertama dalam jenisnya. VOA/Northwestern UniversityInsinyur biomedis Northwestern University Patrick Kiser memegang cincin intravaginal - yang pertama dalam jenisnya.
EditorAsep Candra


KOMPAS.com — Para ahli di Amerika saat ini sedang mengembangkan sebuah metode dan alat baru dalam mencegah penularan HIV. Alat berbentuk cincin intravaginal ini bukan saja diharapkan memberikan efek maksimal dalam mencegah penularan penyakit, tetapi juga mencegah kehamilan.

Cincin intravaginal ini berfungsi secara perlahan mengeluarkan obat antiretroviral dan kontrasepsi. Karena itu, alat baru ini memiliki potensi besar untuk melindungi perempuan dari HIV, herpes, dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Cincin itu dirancang untuk tetap pada tempatnya selama tiga bulan, mengeluarkan dosis obat terkontrol, yang sudah digunakan sebagai kontrasepsi dan pencegahan infeksi HIV. Dengan menggantikan pil-pil dosis tinggi yang harus dikonsumsi setiap hari, para peneliti berharap alat itu akan meningkatkan kepatuhan terhadap rejimen obat.

Cincin intravaginal itu dikembangkan selama lima tahun di Northwestern University oleh insinyur biomedis Patrick Kiser dan kolega-koleganya. Menulis di jurnal PLOS ONE, Kiser mengatakan timnya berharap perempuan akan menggunakan cincin itu terutama untuk kontrasepsi, tetapi mereka juga akan mendapat manfaat dari perlindungan terhadap infeksi-infeksi menular seksual.

Alat yang mudah digunakan ini sedang diproduksi saat ini dan akan segera diuji coba pada perempuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.