Kompas.com - 29/03/2014, 12:11 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Makanan organik yang bebas kontaminasi pestisida menjadi pilihan bagi mereka yang ingin hidup lebih sehat dan tentunya terbebas dari kanker. Sayangnya, penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan organik tidak menjamin kita terhindar dari kanker.

Para peneliti mewawancarai 600.000 wanita berusia 50 tahun ke atas mengenai konsumsi makanan mereka, apakah mereka memilih produk organik atau tidak. Kemudian, kesehatan mereka dimonitor selama 9 tahun.

Hasilnya, wanita yang selalu mengonsumsi buah-buahan dan sayuran organik pada periode penelitian itu risikonya untuk menderita satu dari 16 tipe kanker tidak lebih rendah dibanding dengan mereka yang tidak pernah mengonsumsi produk organik.

Meski begitu, secara umum, tidak terlihat perbedaan nyata antara mereka yang mengonsumsi produk organik dan produk konvensional. Bahkan, ada sedikit peningkatan risiko kanker payudara.

"Dari studi berskala besar terhadap wanita di Inggris ini kami menemukan tidak ada bukti bahwa risiko terkena kanker akan berkurang jika seseorang rutin mengonsumsi bahan makanan organik," kata Profesor Tim Key dari Cancer Research di Inggris.

Selama ini, memang ada kekhawatiran bahwa penggunaan pestisida dalam pertanian akan meningkatkan risiko kanker. Namun, dari beberapa studi yang dilakukan, hal tersebut belum bisa disimpulkan.

Untuk mengurangi paparan pestisida, sebenarnya kita bisa mencuci bersih buah dan sayuran di bawah air mengalir sebelum diolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para ilmuwan mengatakan, kanker dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah pola makan yang tidak seimbang.

"Memperbanyak sayur dan buah sangat dianjurkan, terlepas dari buah itu ditanam secara konvensional atau organik," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.