Kompas.com - 24/04/2014, 12:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

 

 

KOMPAS.com - Impotensi atau disfungsi ereksi seringkali diselesaikan dengan jalan pintas yaitu minum obat. Padahal menurut studi baru, problem pria satu itu sebenarnya dapat diselesaikan tanpa obat, melainkan dengan diet, olahraga, dan perubahan pola hidup lainnya.

Studi yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine tersebut menemukan ada banyak hal yang berpengaruh terhadap perbaikan impoten. Hal-hal tersebut antara lain mengurangi berat badan, makan lebih sehat, bergerak lebih aktif, mengurangi minum alkohol, dan tidur lebih baik. Sehingga melakukan hal-hal tersebut akan sangat membantu menyembuhkan impotensi.

Disfungsi ereksi dan rendahnya libido seringkali dikaitkan dengan permasalahan jantung. Para peneliti menemukan, kebanyakan pria sembuh dari disfungsi ereksi dengan perubahan pola hidup yang menyehatkan jantungnya. Bahkan mereka tidak membutuhkan obat sama sekali.

"Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat membantu meningkatkan kualitas hidup dan membuat panjang umur," imbuh peneliti.

Gary Wittert, ketua studi sekaligus profesor dan direktur Freemasons Foundation Centre for Men's Health di University of Adelaide, Australia, mengatakan, faktor terbesar penyebab impoten adalah usia tua, namun faktor-faktor lainnya mungkin pengaruhnya jauh lebih besar dalam pengembangan masalah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena menjadi tua tidak bisa dicegah, maka faktor-faktor lainnya lah yang perlu diubah yang merupakan penyebab disfungsi seksual," ujarnya.

Ia menambahkan, mengubah pola hidup akan meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan, sehingga risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes pun akan menurun, termasuk risiko impotensi. Ini berhubungan dengan aliran darah yang lancar ke seluruh organ tubuh, termasuk otot jantung dan penis. Aliran darah yang lancar ke penis membuatnya mampu melakukan ereksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber HEALTHDAY
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akathisia
Akathisia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.