Kompas.com - 30/04/2014, 10:50 WIB
Ilustrasi. Debu bisa memicu berbagai reaksi alergi. Membuat kamar bebas debu sebenarnya mudah. Francesco Lagnese Ilustrasi. Debu bisa memicu berbagai reaksi alergi. Membuat kamar bebas debu sebenarnya mudah.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Kamar tidur adalah tempat untuk kita beristirahat dan berileksasi. Namun, ruangan kamar yang kotor bisa menjadi sumber alergi. Ruangan kamar yang berdebu, termasuk seprai yang jarang diganti, bisa menjadi tempat mangkal aneka zat, termasuk tungau yang sangat kecil yang hidup di debu rumah.

Tungau debu rumah tumbuh di lingkungan yang lembab dan hangat. Sumber alergi lainnya adalah kapang yang hidup dalam ruangan yang lembab, seperti kamar mandi, ruangan bawah tanah, dan lapisan bahan pada mebel maupun tempat tidur, karpet, boneka, kayu, dan buku.

Reaksi alergi yang bisa ditimbulkan bermacam-macam. Namun, dalam sebuah survei di Inggris dan dimuat dalam Dailymail, terungkap 78 persen responden mengaku mengalami bersin-bersin, mata gatal, dan 25 persen mengalami gatal dan merah pada kulit.

Survei yang dilakukan terhadap 2.000 orang itu juga mengungkapkan, 34 persen responden mengatakan, tempat tidur adalah ruangan yang paling membuat alergi mereka kambuh. Selain karena jarang dibersihkan, 17 persen responden mengaku hanya mengganti seprai mereka sebulan sekali.

Cara terbaik untuk menghindari debu adalah menjaga agar rumah selalu bebas debu. Ini berarti tidak cukup hanya disapu, tetapi juga wajib dipel setiap hari dan disedot debunya. Cucilah karpet dan penutup mebel setiap minggu.

Jika Anda menderita alergi, hindari penggunaan mebel berlapis bantalan tebal dan semua pengumpul debu, seperti rumbai-rumbai pada tempat tidur, tempat tidur berkelambu, karpet, serta mebel berlapis bahan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
IUGR
IUGR
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.