Kompas.com - 05/05/2014, 14:23 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Adakah hubungan mengidam dengan kebutuhan gizi pada ibu hamil? Jawabannya tergantung kepada siapa Anda bertanya. Beberapa ahli gizi dan praktisi kesehatan percaya bahwa keinginan makan makanan tertentu memiliki makna tertentu pula.

Misalnya, hasrat untuk minum es atau cairan lain seperti air tajin dan puntung rokok telah dikaitkan dengan kekurangan zat besi, meskipun tidak satupun dari benda tersebut mengandung zat besi. Dalam sebuah survei dilaporkan, ada ibu hamil mengonsumsi banyak es batu. Padahal sebelum hamil mereka tidak pernah melakukannya.

Berdasarkan pengalaman Cynthia Belew, seorang bidan dan herbalis di San Francisco, keinginan ibu hamil mengidam suatu makanan harus mendapat perhatian khusus. Sebagai contoh, kekurangan magnesium dapat memicu keinginan untuk makan cokelat. Makanan yang mengandung magnesium termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran hijau seperti bayam.

Contoh lainnya, mengidam minyak ikan pertanda mereka butuh asam lemak esensial, mengidam daging merah pertanda butuh protein, sedangkan kebutuhan akan beta karoten biasanya saat si Ibu kepingin sekali makan buah persik.

Judith Brown, peneliti di University of Minnesota, setuju kalau ada beberapa kasus penyebab biologis untuk mengidam. Ia merujuk pada ibu hamil yang mengalami keengganan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti diet soda, kopi, atau alkohol.

Namun berbeda dengan Elizabeth Somer, penulis Nutrition for a Healthy Pregnancy, Ia  justru tidak melihat hubungan antara mengidam dengan kebutuhan gizi ibu hamil.

"Studi menunjukkan, tidak ada hubungan antara mengidam dan kebutuhan gizi. Jika memang berhubungan, kita semua pasti akan makan lebih banyak brokoli dan mengurangi cokelat."

Jika saat ini Anda sedang hamil, mungkin Anda bisa mengecek makanan idaman Anda ke dokter. Mungkin saja tubuh Anda membutuhkan gizi tertentu. (Ester Manulang)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.