Kompas.com - 07/05/2014, 17:19 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah diminta memberi informasi sejelas mungkin kepada warga Indonesia mengenai Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS), terutama pada masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah.

Demikian disampaikan Komisioner Informasi Pusat Rumadi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com. Selain sosialisasi, pemerintah dinilai perlu memberi perlindungan kesehatan yang maksimal kepada warga negara yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

"Kementerian Kesehatan harus memastikan warga Indonesia tidak terinveksi virus korona yang menjadi menyebab penyakit MERS sebelum dan setelah umrah," katanya.

Mengingat virus ini semakin mewabah di banyak negara, Kementerian Agama diminta mempertimbangkan kemungkinan moratorium pemberangkatan jamaah umrah untuk sementara waktu.

"Kalau hal ini tidak dilakukan dan tidak ada informasi yang memadai soal ini, masyarakat akan semakin banyak yang menjadi korban" ujar Rumadi.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama Anggito Abimayu menyatakan, untuk mengantisipasi MERS, calon jemaah berusia 65 tahun ke atas, ibu hamil, dan anak di bawah 12 tahun dianjurkan untuk tidak berangkat umrah ke Arab Saudi saat ini.

Jumlah jemaah umrah asal Indonesia ke Arab Saudi rata-rata 150.000 orang perbulan, sebanyak 30 persen diantaranya berusia di atas 65 tahun. Imbauan ini berlaku sampai ada kepastian virus itu tidak mewabah di Timur Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.