Kompas.com - 17/05/2014, 13:32 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Selama ini mungkin Anda mengira bahwa sel sperma hanya terkait dengan urusan kesuburan saja. Ternyata, bentuk dan kondisi sel sperma juga memengaruhi panjang pendeknya usia pria.

Pria berusia muda dan usia pertengahan yang mengalami gangguan kesuburan karena kondisi spermanya, misalnya jumlahnya kurang atau gerakannya tidak lincah, punya risiko dua kali lipat meninggal lebih cepat dibandingkan dengan pria yang spermanya normal.

Tapi yang perlu dicatat, secara umum risiko kematian seluruh pria dalam studi ini cukup rendah, kurang dari 1 persen. Ini berarti juga lebih rendah dibanding populasi secara umum.

Para peneliti menemukan kaitan antara kondisi sperma dengan usia setelah mereka memperhitungkan faktor risiko kematian pria, seperti usia, penyakit jantung atau diabetes.

Ada dugaan pria yang sel spermanya abnromal cenderung punya gangguan kesehatan tersembunyi yang bisa meningkatkan risiko kematiannya.

Para pria dalam penelitian ini relatif berusia muda, yakni 20-50 tahun. Sebanyak 12.000 pria yang terlibat dalam studi ini adalah mereka yang sedang mengikuti program kehamilan. Para peneliti menganalisa jumlah sperma, volume semen, bentuk sperma, serta kemampuan berenangnya. Kesehatan para pria itu diikuti selama 8 tahun.

Studi sebelumnya juga menemukan kaitan antara ketidaksuburan pria dengan kondisi kesehatan tubuh yang buruk di masa tua. Misalnya saja, pria yang tidak subur ternyata beresiko tinggi terkena kanker prostat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.