Kompas.com - 20/05/2014, 18:43 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -
Saat menetapkan target untuk memiliki berat badan ideal atau pun lebih kencang berotot, kita begitu bersemangat untuk melakukan latihan olahraga. Tetapi biasanya semangat menggebu-gebu tersebut perlahan pupus dan niat berolahraga pun gampang dikalahkan rasa malas.

Sebuah survei yang melibatkan 3.000 responden menunjukkan, 54 persen dari peserta yang pada awal tahun berkomitmen untuk menjalankan hidup lebih bugar, ternyata gagal untuk memenuhinya pada beberapa bulan setelahnya. Survei tersebut dilakukan oleh Fitness First di beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia.

 
Survei juga menemukan, alasan terbesar orang untuk tidak berolahraga adalah karena kurangnya waktu dan motivasi. Itulah mengapa kebanyakan orang gagal untuk melanjutkan komitmen yang sudah dibuat sejak awal. 
 
CEO Fitness First Asia Simon Flint mengatakan, ada tiga faktor yang penting dalam membangun motivasi, termasuk motivasi berolahraga, yaitu competence, merasa kompeten atau merasa memiliki pencapaian dan melihat adanya kemajuan atas apa yang telah dilakukan. Kemudian, autonomy yaitu memiliki kebebasan untuk memilih dan tidak ada keterpaksaan dalam melakukan sesuatu.

"Selain itu, social relatedness yaitu merasa menjadi bagian dari sesuatu, merasa berada dalam lingkungan yang nyaman dan juga mendukung apa yang dilakukannya," kata Simon dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/5/14).

 
Menurut pakar psikologi dari Universitas Indonesia Monty P Satiadarma, paling tidak ada tiga hal yang menjaga motivasi olahraga, yaitu atraktif, romansa, dan komitmen. Ia menganalogikan tiga hal tersebut mirip dengan mempertahankan jalinan pernikahan.
 
"Atraktif yaitu rasa ketertarikan, biasa didapat saat baru saja membuat janji. Seperti kalau berolahraga, alat-alatnya baru, sepatu baru, jadi bersemangat. Kemudian romansa dimulai ketika sudah merasa asiknya berolahraga. Setelah beberapa lama, barulah komitmen itu yang bekerja. Nah, kalau lupa dengan komitmen jadi lebih mudah gagal," jelas Monty.
 
Karena itu, untuk menjaga motivasi tersebut, Monty menegaskan untuk merumuskan tujuan yang jelas sebelum membuat komitmen. Menurutnya, tujuan atau intensi dalam melakukan sesuatu sangat penting untuk menjaga melangsungan melakukan olahraga. Misalnya, intensinya untuk menjadi lebih langsing dan memiliki penampilan lebih menarik.
 
"Dengan adanya intensi yang jelas, maka melakukan komitmen itu seperti sudah menjadi kebutuhan," kata dia.
 
Monty memaparkan, olahraga juga perlu menjadi lahan mengaktualisasi diri. Sehingga melakukannya bukan karena suruhan atau paksaan, melainkan karena seseorang bisa mendapat aktualisasi diri dari sana.
 
 
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.