Kompas.com - 07/06/2014, 10:19 WIB
Konsumsi gula terlalu banyak akan membuat leptin jadi tidak sensitif lagi mengirimkan sinyal kenyang ke otak SHUTTERSTOCKKonsumsi gula terlalu banyak akan membuat leptin jadi tidak sensitif lagi mengirimkan sinyal kenyang ke otak
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Jika saat stres, Anda lebih menyukai makan makanan manis, itu mungkin bukan perasaan Anda saja. Studi baru berhasil menemukan penjelasan ilmiah kenapa di saat stres orang cenderung menyukai makan makanan manis.

Hormon yang aktif saat seseorang sedang merasa cemas atau khawatir juga ditemukan pada sel pengecap yang mengidentikasi rasa manis, gurih, dan pahit. Hasil studi ini menjelaskan kenapa banyak orang yang terlihat makan makanan manis saat merasa stres atau dalam tekanan.

Peneliti Rockwell Parker, pakar ekologi kimia mengatakan, pengecap yang sensitif rasa manis secara khusus dipengaruhi oleh stres. Studi ini menjelaskan mekanisme molekular dari fenomena ini.

Ia menjelaskan, hormon glukokortikoid bekerja secara langsung pada sel reseptor pengecap saat stres. Inilah yang mempengaruhi bagaimana reaksi mereka terhadap gula dan makanan manis lainnya.

Stres diketahui memiliki efek besar pada metabolisme. Percobaan pada tikus menunjukkan, pada lidah terdapat reseptor untuk hormon stres. Menurut studi yang dipublikasi dalam jurnal Neuroscience Letters tersebut, konsentrasi hormon tertinggi ditemukan pada sel pengecap yang sensitif terhadap rasa manis dan gurih.

Parker dari Monell Chemical Senses Centre Amerika Serikat mengatakan, jika kemampuan mengecap dipengaruhi oleh hormon stres, maka akan terjadi perubahan pada interaksi makanan. Selanjutnya, implikasinya tidak hanya pada indera pengecap saja, melainkan di seluruh tubuh.

"Ini karena reseptor pengecap ditemukan pada seluruh tubuh," ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain manis, Parker dan timnya juga menemukan, hormon stres juga mempengaruhi keinginan untuk makan makanan gurih atau asin. Sebaliknya, tidak dengan rasa asam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gangguan Makan
Gangguan Makan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.