Kompas.com - 28/06/2014, 10:07 WIB
shutterstock
|
EditorHeru Margianto

KOMPAS.com - Sudah banyak kita mendengar soal dampak buruk gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle) terhadap kesehatan. Bahkan kini sebuah studi baru menambah alasan betapa kita harus segera mengakhiri gaya hidup tersebut.

Studi tersebut mengungkap, orang yang menonton televisi lebih dari tiga jam sehari berisiko dua kali lebih besar untuk mengalami kematian prematur alias kematian di usia muda. Yang menarik, aktivitas seperti menatap layar komputer atau menyetir tidak secara signifikan meningkatkan risiko ini.

Ketua studi yang juga kepala departemen kesehatan masyarakat di University of Navarra Miguel Martinez-Gonzalez mengatakan, hasil studi ini konsisten dengan studi-studi sebelumnya yang menemukan hubungan antara aktivitas menonton televisi dan risiko kematian.

Studi sebelumnya yang dilakukan pada 6.329 orang Amerika menemukan, 55 persen hari kebanyakan peserta dihabiskan untuk duduk, khususnya menonton TV, menyetir, dan menjelajah internet. Sementara itu, dalam studi baru, peneliti ingin mengungkap aktivitas apa yang sebenarnya paling berhubungan dengan risiko kematian.

Peneliti pun mengikuti total 13.284 peserta, yang terdiri dari pria (38 persen) dan wanita (62 persen) dengan usia rata-rata 37 tahun. Peserta diikuti selama kurang lebih 8,2 tahun.

Selama periode studi, terdapat 97 kematian yang dilaporkan. Sembilan belas di antaranya dikarenakan penyakit kardiovaskular, 46 karena kanker, dan 32 sisanya karena penyebab lainnya.

Ternyata setelah dianalisis, risiko kematian dari penyebab apapun lebih tinggi pada mereka yang banyak menghabiskan waktu di depan TV dibandingkan orang yang menonton TV kurang dari satu jam sehari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti juga menemukan, dibandingkan dengan aktivitas kurang bergerak lainnya, seperti menyetir dan berselancar di internet, menonton TV lebih memiliki dampak pada risiko kematian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.