Kompas.com - 18/07/2014, 11:33 WIB
Orangtua tidak harus menjauhkan gadget dari anak. Dengan menggunakannya bersama, Anda bisa meningkatkan kualitas hubungan dengan anak. SHUTTERSTOCKOrangtua tidak harus menjauhkan gadget dari anak. Dengan menggunakannya bersama, Anda bisa meningkatkan kualitas hubungan dengan anak.
|
EditorLusia Kus Anna

 

KOMPAS.com - Meski gadget bisa menjadi alat pembelajaran yang baik untuk anak-anak di atas usia lima tahun, namun penggunaannya tetap perlu dibatasi. Sayangnya, bila sudah memegang peralatan canggih ini, biasanya mereka sulit diminta berhenti.
 
Padahal menggunakan gadget terlalu lama dapat memicu banyak penyakit dan juga merusak konsentrasinya. Lantas bagaimana cara untuk membuat anak tidak terlalu akrab dengan gadget?
 
Psikiater anak Kresno Mulyadi mengatakan, yang terpenting adalah orangtua perlu memberikan teladan.  "Jangan sampai orangtua melarang, tetapi orangtua yang melakukannya," ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (17/7/2014) di Tangerang Selatan.
 
Orangtua juga perlu memberikan pengertian dampak bermain gadget yang terlalu lama. Bukan dengan omelan, teguran keras, apalagi ancaman.
 
Selama anak menggunakan gadget pun orangtua sebaiknya mengawasi. Meski begitu, orangtua sebaiknya menjauhi kesan komando.
 
"Pendampingan saat mengunakan gadget akan menciptakan interaksi yang baik antara orangtua dan anak," ujar dokter yang berpraktik di RS Omni Alam Sutera ini.
 
Sesuai dengan teori Thomas Jordan, komunikasi kepada anak harus efektif, bukan efisien. Artinya ketika anak dilarang, lantas tak boleh langsung ditinggal, melainkan diberikan pengertian. Pendampingan merupakan salah satu bentuk komunikasi yang efektif.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.