Kompas.com - 08/08/2014, 16:48 WIB
Kemasan Garuda Kacang Atom Kemasan Garuda Kacang Atom
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Membiasakan diri untuk meneliti informasi gizi dalam kemasan makanan dan minuman merupakan kebiasaan yang baik. Terlebih pemerintah telah mewajibkan produsen makanan dan minuman untuk memberi informasi yang jelas mengenai bahan tambahan dalam pangan.

Bahan tambahan yang sering ada dalam produk makanan dan minuman kemasan antara lain pemanis buatan, pewarna, dan juga zat pengawet. Menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparingga, semua produk yang telah mendapatkan nomor izin edar dari BPOM aman untuk dikonsumsi.

Namun, bila produk-produk tersebut juga mengandung bahan-bahan yang sekiranya tidak direkomendasikan karena dikhawatirkan menimbulkan risiko bagi orang yang memakannya, maka industri yang memproduksi produk harus mencantumkan peringatan dalam kemasannya.

Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan mengatakan, bahan tambahan pangan (BTP) yang berupa pemanis, pewarna, atau pengawet sebetulnya aman dikonsumsi jika jumlahnya tidak melebihi batas wajar. Apalagi jika sudah mendapatkan izin, maka ia percaya pangan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Namun, konsumsi dalam jangka waktu panjang dan terus-menerus tentu akan berdampak. Karena itu, pangan yang mengandung BTP pun harus mencantumkan peringatan. Terutama jika pangan tersebut berpotensi dikonsumsi oleh anak-anak di bawah usia lima tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

"Mereka yang masuk dalam kategori itu terbilang rentan sehingga sebaiknya tidak secara dini terpapar dengan bahan-bahan tambahan pangan," jelas Ali.

Diketahui konsumsi BTP, seperti pemanis, pewarna, atau pengawet, dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit degeneratif lainnya. Dengan adanya peringatan, diharapkan konsumen mengetahui batasan-batasan konsumsi untuk dirinya sendiri.

Nantinya semua pangan wajib mencantumkan peringatan untuk kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) pada kemasannya. Hal itu sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 30 Tahun 2013 tentang pencantuman informasi kandungan GGL dalam makanan.

Konsumsi garam, gula, dan lemak berlebih rentan menimbulkan berbagai penyakit, seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner, kanker, dan stroke. Konsumsi garam yang dianjurkan per orang per hari adalah 5 gram (setara 1 sendok teh), konsumsi gula 50 gram (4 sendok makan), dan konsumsi lemak 78 gram (1,5-3 sendok makan).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.