Kompas.com - 14/08/2014, 07:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Senam kegel sering dikaitkan dengan kepuasan seksual karena dianggap bisa membuat vagina lebih "mencengkeram". Padahal, senam ini sebenarnya bertujuan menguatkan otot-otot dasar panggul.

Otot dasar panggul yang kencang bukan hanya dibutuhkan untuk seks, tapi juga kesehatan secara umum. Itu sebabnya senam kegel sangat direkomendasikan untuk ibu yang baru melahirkan, wanita yang menderita kesulitan menahan buang air kecil, atau wanita yang mulai tua.

Manfaat senam kegel paling besar akan dirasakan oleh kelompok wanita ini:

- Hamil dan setelah melahirkan
Latihan kegel akan mengencangkan otot vagina yang agak kendur setelah melahirkan. Sementara itu, untuk wanita yang sedang hamil, otot panggul yang kuat bisa mencegah rembesnya urine di akhir masa kehamilan.

- Mengalami inkontinensia urine
Inkontinensia urine didefisinisikan sebagai hilangnya kontrol kandung kemih sehingga akan terjadi "ngompol" akibat sulit menahan pipis. Senam kegel sangat membantu mengembalikan kekuatan otot-otot dinding pelvis.

- Mencegah "rahim turun"
Istilah "rahim turun" memang tidak dikenal dalam dunia medis, yang benar adalah prolaps uterus. Kondisi ini terjadi ketika rahim tidak berada di tempat seharusnya, tetapi sebagian rahim keluar dari mulut vagina akibat ketidakmampuan otot pelvis menopang rahim.

- Sering mengangkat beban berat
Mereka yang bekerja di bidang yang membutuhkan kegiatan mengangkat beban berat disarankan untuk berlatih kegel. Kegiatan mengangkat beban berat dalam jangka panjang akan menyebabkan prolaps uterus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Wanita dewasa
Seiring dengan usia, otot-otot akan mengendur dan menjadi lemah, tak terkecuali otot vagina. Kondisi tersebut dapat kita cegah dengan rutin melakukan senam kegel.

Senam kegel pada dasarnya mudah dilakukan. Langkah pertama adalah menemukan otot yang tepat, caranya adalah dengan mencoba menghentikan aliran urine saat sedang berkemih. Otot tersebut adalah otot yang harus dilatih saat melakukan senam kegel.

Cara lain untuk menemukan otot dasar panggul adalah dengan memasukkan jari ke bagian vagina dan meremasnya.

Setelah mengetahuinya, cobalah berbaring relaks dan kendurkan seluruh otot tubuh kecuali otot dasar panggul. Kontraksikkan otot tersebut perlahan-lahan hingga maksimal, tahan beberapa detik, lalu lemaskan. Ulangi lagi beberapa kali setidaknya 3 kali sehari.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Punggung
Nyeri Punggung
PENYAKIT
Infeksi Jamur
Infeksi Jamur
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.