Kompas.com - 14/08/2014, 13:36 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Setiap orang mungkin pernah merasakan panik yang dipicu oleh hal yang berbeda-beda. Untuk mengatasinya, tentu orang perlu mengetahui apa yang menjadi pemicunya.

Meskipun begitu, seringkali panik menimbulkan gejala yang tidak nyaman, seperti jantung berdebar-debar, kepala tegang, mual, hingga sesak napas. Karena itu, saat panik menyerang, dibutuhkan langkah-langkah untuk segera menghilangkan gejala tersebut.

1. Tarik napas dalam
Ketika menghadapi sesuatu yang membuat Anda takut, bernapaslah perlahan dengan hidung sebanyak empat hitungan, tahan sebentar, lalu keluarkan udara dari mulut dengan empat hitungan pula. Napas yang dalam akan merangsang tubuh mengeluarkan respon relaksasi.

2. Alihkan
Saat menghadapi pemicu ketakutan, orang cenderung untuk terpaku pada hal tersebut. Padahal ketika mata dan telinga terkunci pada pemicu panik, maka mengalihkan perhatian adalah langkah yang terbaik. Dengan mengalihkan perhatian, otak akan memikirkan hal yang lain dan melupakan pemicu panik tadi. Mendengarkan musik yang menenangkan juga dapat menjadi cara yang baik untuk mengurangi gejala panik.

3. Minta bantuan
Penelitian menunjukkan, tekanan pada kulit akan mengaktifkan reseptor saraf yang membantu tubuh memproduksi hormon "bahagia" seperti dopamin. Bila Anda sendirian, maka memijat tangan sendiri juga akan mengaktifkan respon yang sama.

4. Gerakkan otot
Gerakan perlahan pada otot akan membuat otak lebih mudah dikendalikan. Mulailah gerakan dari otot jari-jari kaki, kemudian betis, paha, pantat, perut, dan sebagainya. Cara ini juga akan membantu menjaga tekanan darah.

5. Pertanyakan kecemasan
Ketika pikiran tidak keruan karena panik, cobalah untuk menanyakan sejumlah pertanyaan logis pada diri Anda. Misalnya Anda panik bila pesawat yang Anda naiki akan terjatuh, maka tanyakan, berapa besar kemungkinan pesawat ini akan benar-benar jatuh? Atau sudahkah orang di pesawat ini ada yang memberikan sinyal darurat?

6. Terima ketakutan
Semakin Anda melawan rasa ketakutan, semakin Anda tidak nyaman dengan ketakutan tersebut. Karena itu, terima ketakutan tersebut sambil selalu berpikir, meski saya tidak sedang dalam keadaan bahaya, tidak apa-apa merasa takut. Saya hanya akan membiarkan kecemasan ini berlalu, seperti biasanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.